BUOL – Gekrafs Buol Kreatife Fest 2026 mencatat omzet sekitar Rp720 juta selama delapan hari penyelenggaraan, 1–8 Oktober 2026. Kegiatan yang digelar di Alun-Alun Kantor Bupati Buol tersebut menjadi salah satu upaya mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif dalam rangka menyambut HUT ke-27 Kabupaten Buol.

Capaian tersebut disampaikan Ketua DPC Gekrafs Buol, Iksan Handui, S.T., dalam penutupan kegiatan pada Kamis (8/10/2026) malam. Ia menyebutkan, panitia menyediakan 31 tenda bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk dan mengembangkan usaha selama festival berlangsung.

Iksan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Buol, sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Menurutnya, festival ini diharapkan menjadi wadah bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkuat peran ekonomi kreatif dalam pembangunan daerah.

Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., yang secara resmi menutup festival, mengapresiasi kerja keras panitia dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendorong kolaborasi dengan komunitas dan generasi muda dalam menyelenggarakan kegiatan positif yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Menurut Nasir, kegiatan seperti Gekrafs Buol Kreatife Fest tidak hanya memberikan peluang pendapatan bagi pedagang, tetapi juga menghadirkan hiburan bagi masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah perlu mendukung dan memfasilitasi kegiatan yang dapat menggerakkan perekonomian lokal.

Penutupan festival turut dihadiri Sekda Kabupaten Buol Moh. Yamin Rahim, S.H., M.H., Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Syarif Pusadan, S.E., M.Si., perwakilan Polres Buol, pimpinan OPD, pengurus Gekrafs, pelaku UMKM, panitia, serta sekitar 1.000 pengunjung. Acara dilanjutkan dengan pembagian door prize dari sponsor PLN ULP Leok, pengumuman pemenang berbagai lomba, dan penghargaan bagi lima UMKM terbaik.