Tolitoli – Setiap pagi, denyut nadi Kabupaten Tolitoli terasa semakin hidup. Jalan-jalan utama dipadati kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga angkutan umum. Di saat masyarakat bergegas menuju sekolah, kantor, atau pasar, arus lalu lintas pun meningkat tajam dan berpotensi menimbulkan kemacetan bahkan kecelakaan. Namun, di tengah hiruk-pikuk itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tolitoli hadir sebagai garda terdepan untuk menjaga keamanan dan kelancaran perjalanan masyarakat.

Dengan sikap sigap dan penuh tanggung jawab, petugas Satlantas setiap pagi tampak berjaga di titik-titik rawan kemacetan. Mereka bukan hanya sekadar mengatur arus lalu lintas, tetapi juga memberikan rasa aman serta ketertiban bagi seluruh pengguna jalan. Dedikasi ini menjadi bukti nyata bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama kepolisian.

Kehadiran petugas lalu lintas tidak jarang menjadi penyejuk di tengah suasana padat kendaraan. Senyum ramah, salam, dan sikap humanis dari aparat menjadi cerminan bahwa polisi bukan hanya penegak hukum, melainkan juga pelindung dan pengayom masyarakat. Banyak warga mengaku lebih tenang ketika melihat keberadaan polisi lalu lintas di persimpangan jalan yang rawan macet maupun rawan kecelakaan.

Kasat Lantas Polres Tolitoli Iptu Fahmi menegaskan, kegiatan rutin pengaturan lalu lintas di pagi hari merupakan salah satu upaya preventif untuk mengurangi risiko kecelakaan serta memastikan perjalanan masyarakat berlangsung lancar. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat merasa aman dan nyaman di jalan raya. Tugas ini bukan hanya soal penegakan aturan, tetapi juga bentuk pengabdian kami kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain pengaturan lalu lintas, Satlantas Polres Tolitoli juga aktif memberikan edukasi keselamatan berkendara. Sosialisasi tertib lalu lintas kerap dilakukan, baik melalui kegiatan langsung di sekolah-sekolah maupun kampanye di ruang publik. Tujuannya jelas: membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama.

Upaya preventif ini terbukti berdampak positif. Data Satlantas menunjukkan bahwa tingkat kecelakaan lalu lintas dapat ditekan melalui kombinasi antara pengaturan lalu lintas, sosialisasi, serta penindakan tegas terhadap pelanggaran. Dengan demikian, masyarakat Tolitoli tidak hanya merasakan kelancaran arus kendaraan setiap pagi, tetapi juga rasa aman yang nyata saat berkendara.

Warga Tolitoli pun mengapresiasi langkah ini. Salah seorang pengendara motor yang setiap hari melintasi jalur padat di pusat kota mengatakan, “Kalau ada polisi yang mengatur lalu lintas, perjalanan terasa lebih tenang. Kami tidak takut terlambat karena jalanan jadi lebih tertib.”

Melalui konsistensi dan dedikasi tinggi, Satlantas Polres Tolitoli terus membuktikan bahwa pelayanan kepada masyarakat bukan sekadar slogan, melainkan tindakan nyata. Di jalan raya, mereka hadir sebagai mitra yang selalu siap menjaga keselamatan bersama.

Dengan demikian, masyarakat Tolitoli bisa memulai aktivitas pagi hari dengan rasa aman, tertib, dan nyaman. Inilah wajah kepolisian yang humanis: hadir, melayani, dan melindungi.