Tolitoli — Bupati Tolitoli, Hi. Amran Hi. Yahya bersama Kapolsek Baolan, Iptu Samir Muhammad, S.H., M.H., serta jajaran personel Polsek Baolan melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik banjir di wilayah Kecamatan Baolan, Minggu (26/10/2025). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggap cepat pemerintah daerah terhadap kondisi masyarakat yang terdampak banjir akibat curah hujan ekstrem sejak beberapa hari terakhir.
Akibat intensitas hujan yang tinggi, sejumlah ruas jalan dan permukiman warga di Kecamatan Baolan tergenang air. Beberapa titik yang terdampak cukup parah berada di Kelurahan Baru, Kelurahan Panasakan, Kelurahan Tuweley, Kelurahan Nalu, serta sebagian wilayah Desa Buntuna dan Desa Dadakitan.
Kelurahan Baru menjadi salah satu wilayah dengan genangan terluas, meliputi Jl. Usman Binol, Jl. Madako, Jl. W.R. Supratman, perempatan Kantor Kecamatan, perempatan Bank Mandiri, Jl. Moh. Hatta, Jl. Laloni, hingga area RSUD Mokopido Tolitoli. Beberapa titik lainnya seperti Jl. Wahid Hasyim, Jl. Gajah Mada, dan perumahan guru di Jl. Siswa juga terendam air cukup tinggi.
Di Kelurahan Panasakan, genangan air terjadi di Jl. Mawar, Jl. Anggrek, Jl. Jend. Sudirman, Jl. Syarif Mansyur, hingga area Aspol Kartini dan kompleks SDN 17. Kondisi paling parah terpantau di Jl. Anoa dan sekitar SDN 17, dengan ketinggian air mencapai dua meter. Sementara di Kelurahan Tuweley, genangan air terlihat di Jl. Anoa, Jl. Kabelang, dan Jl. Samratulangi, termasuk kawasan Tanah Abang bagian belakang.
Untuk Kelurahan Nalu, air menggenangi area depan UPTD Puskesmas Baolan dan kompleks tempat pemotongan hewan. Sedangkan Kelurahan Sidoarjo, Desa Lelelan Nono, dan Desa Pangi dilaporkan dalam kondisi aman tanpa genangan air.
Banjir kali ini menyebabkan sebagian besar ruas jalan di Kecamatan Baolan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Selain itu, air kotor yang masuk ke rumah-rumah warga menyulitkan proses pembersihan karena terbatasnya pasokan air bersih. Banyak warga terpaksa memanfaatkan air hujan yang tersisa untuk membersihkan rumah dari lumpur dan kotoran.
Bupati Hi. Amran Hi. Yahya dalam pemantauannya memastikan seluruh warga yang terdampak dalam kondisi aman dan terus mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Ia juga menekankan pentingnya percepatan normalisasi saluran drainase yang tersumbat untuk mencegah banjir susulan.
Pemerintah daerah bersama aparat TNI-Polri terus berkoordinasi untuk memastikan penanganan cepat di lapangan.
Kami juga sudah berupaya agar bantuan makanan, air bersih, dan perlengkapan tidur segera disalurkan kepada warga yang rumahnya masih terendam,” ujar Bupati H. Amran di lokasi peninjauan.
Kapolsek Baolan, Iptu Samir Muhammad, menambahkan bahwa personel Polsek Baolan juga dikerahkan untuk membantu evakuasi warga dan menjaga keamanan di sekitar lokasi banjir.
Kami terus memantau situasi agar tidak ada korban jiwa dan memastikan kebutuhan mendesak warga dapat segera tertangani, jelasnya.
Saat ini, air di beberapa titik mulai berangsur surut, namun sebagian besar rumah warga di daerah rendah masih terendam. Pemerintah Kabupaten Tolitoli berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah penanganan cepat serta memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
(Syamsu Alam)





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.