Minahasa Selatan – Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) mengukuhkan 30 Relawan Penjaga Laut Nusantara (Rapala) di Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Pengukuhan dilakukan oleh Sekretaris Utama Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Dr. Samuel H.H. Kowaas, M.Sc., CSBA, sekaligus penandatanganan Naskah Kerja Sama (MoU) antara Bakamla RI dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, bertempat di salah satu hotel di Minahasa Selatan, Kamis (29/10/2025).
Kegiatan turut dihadiri Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H., dan Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn) Theodorus Kawatu, S.IP, serta sejumlah pejabat Bakamla RI, di antaranya Kepala Zona Bakamla Tengah Laksma Bakamla Teguh Prasetya, S.T., M.M., CHRMP dan Direktur Kerja Sama Laksma Bakamla Askari P.S.C., S.Ikom., M.Sc., M.A.
Dalam sambutannya, Laksdya TNI Samuel Kowaas menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Daerah dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi serta partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut.
“Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama formal, melainkan bentuk nyata bakti kita kepada negeri dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut,” ujarnya.
Sebanyak 30 relawan Rapala yang dikukuhkan berasal dari berbagai unsur masyarakat seperti tokoh adat, pengusaha kemaritiman, penggiat lingkungan, akademisi, dan nelayan.
Sestama Bakamla RI berpesan agar para relawan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta berkoordinasi dengan Kantor Zona Bakamla Tengah dan pemerintah daerah.
Acara diakhiri dengan penandatanganan MoU, penyerahan bendera dan rompi Rapala, serta sesi foto bersama sebagai simbol komitmen menjaga laut nusantara.
(Humas Bakamla RI)





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.