MANDAILING NATAL – Komandan Kodim (Dandim) 0212/Tapanuli Selatan (TS), Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M., mengerahkan personelnya untuk merespons cepat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), pada Kamis (27/11/2025).

Bencana ini dipicu oleh hujan deras yang turun selama beberapa hari terakhir, menyebabkan luapan sungai dan pergerakan tanah di berbagai titik.

Fokus Utama: Evakuasi dan Pemulihan Akses Vital

Prajurit TNI langsung diterjunkan ke lokasi terdampak dengan fokus utama pada beberapa tugas kritis:

  • Evakuasi Warga: Memindahkan masyarakat dari area berisiko ke tempat yang lebih aman.

  • Pembersihan Material: Membersihkan material longsor yang menghambat akses.

  • Pengamanan Akses Vital: Mengamankan akses penting, termasuk Jembatan Hutaborgot yang terputus akibat derasnya arus sungai.

Dandim 0212/Tapsel menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas. “Kami fokus pada evakuasi warga, pendataan kerusakan, dan pemulihan akses yang terputus. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.

Apresiasi dan Koordinasi Lintas Instansi

Kodim 0212/TS juga berkoordinasi erat dengan BPBD dan pemerintah daerah setempat untuk memastikan penanganan darurat dan pemulihan berjalan efektif.

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menyampaikan apresiasi atas kesigapan prajurit di lapangan. “Aksi cepat personel di lapangan menunjukkan komitmen Kodam I/BB mendukung pemerintah daerah dalam penanganan bencana. Kami memastikan setiap bentuk dukungan dapat segera diberikan,” ujar Kapendam I/BB.

Langkah sigap TNI di Mandailing Natal ini diharapkan dapat membantu mempercepat normalisasi aktivitas masyarakat serta meminimalkan risiko susulan akibat kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem.

Sumber : Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi