Palu — Hasty Pratiwiramadani berdiri di garis start dengan napas teratur dan mata fokus ke depan. Suasana Stadion GOR Palu pada sore itu dipenuhi sorak penonton dan gemuruh energi para atlet yang berlomba. Bagi Hasty, ini bukan sekadar lomba—ini adalah kesempatan membuktikan kerja keras yang selama ini ia jalani.

Detik-detik sebelum pistol tanda start ditembakkan, ia teringat wajah ayahnya, Sertu Taufik, dan ibunya Siti Hasma Akub, S.Kep, yang selalu menyemangatinya dalam setiap jejak perjalanan. Ia juga mengingat latihan panjang di bawah panas matahari, waktu berlari tanpa henti, serta arahan dari dua pelatih yang sangat peduli: Alwi, S.Pd dan Munafri, SE.

Ketika lomba dimulai, Hasty melesat. Langkahnya teratur, power penuh, dan fokusnya tak terganggu. Tak ada suara lain selain detak jantungnya sendiri. Dan beberapa detik kemudian, garis finish dilalui—Hasty berada di posisi pertama. Ia resmi menjadi peraih medali emas nomor lari 100 meter Senior Putri Kejurprov Sulteng 2025.

Baginya, ini bukan hanya kemenangan pribadi. Ini adalah kemenangan Kabupaten Tolitoli, tempat ia tumbuh dan belajar bermimpi. Ini adalah kemenangan Club Atletic Generasi Bangsa (AGB) yang membimbingnya dari awal. Ini juga kemenangan untuk keluarganya, terutama ayahnya yang benar-benar bangga melihat putrinya mengikuti jejak kedisiplinan seorang prajurit, namun di jalur yang berbeda.

AGB sendiri tampil memukau dengan raihan 1 emas, 2 perak, dan 1 perunggu, melalui atlet Hasty, Syahril Ramadhan, dan Bergita. Para pelatih mengakui bahwa hasil ini merupakan buah dari latihan panjang dan disiplin yang tak pernah putus, bahkan ketika hujan turun sekalipun.

Kini, mimpi Hasty tidak berhenti di sini. Ia menargetkan Kejurnas, PON, hingga peluang tampil membawa bendera Merah Putih di kompetisi luar negeri. Baginya, setiap langkah di lintasan adalah langkah menuju masa depan.

Dan untuk para atlet muda di Tolitoli, Hasty punya pesan sederhana:

“Menang itu bagus, tapi sportivitas adalah kehormatan. Berlari dengan jujur, berjuang dengan hati.”

(Syamsu Alam)