Tanjung Uban, Bintan – Team 7 Aliansi Masyarakat Bintan Bagian Utara melakukan kunjungan silaturahmi ke rumah Diah Ayu Retno Puspita, warga Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, yang baru saja kembali ke Indonesia dari Phnom Penh, Kamboja, melalui jalur deportasi mandiri.
Kunjungan tersebut berlangsung pada Selasa (30/12/2025) dan turut dihadiri Ketua LAM Bintan Utara Dato Harun, serta Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Bintan Utara Yusup.
Kegiatan ini bertujuan memberikan dukungan moril kepada Diah Ayu dan anaknya setelah melalui pengalaman berat selama berada di luar negeri.
Dalam kesempatan tersebut, Diah Ayu menceritakan pengalamannya selama tinggal di Phnom Penh, termasuk berbagai tantangan dan kesulitan yang dihadapinya, terutama dalam proses pemulangan dirinya dan sang anak ke Tanah Air.
“Berkat kerja keras Aliansi Masyarakat Bintan Bagian Utara, Yayasan Embun Pelangi, serta donasi dari grup WhatsApp Anak Tanjung Uban, akhirnya saya bisa pulang ke Indonesia dengan selamat. Tiada kata yang bisa mewakili selain ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berjuang membantu kepulangan saya,” ujar Diah Ayu.
Ketua Team 7 Aliansi Masyarakat Bintan Bagian Utara, Samsuddin, menyampaikan harapannya agar Diah Ayu dan anaknya dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.
“Kami sangat bersyukur dapat membantu kepulangan Diah dan anandanya ke tanah air. Semoga pengalaman ini menjadi pelajaran berharga. Kami akan terus berkomitmen mendukung warga Bintan yang membutuhkan bantuan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri.
“Jangan mudah tergiur iming-iming gaji besar untuk bekerja di negara orang. Jika memang harus bekerja ke luar negeri, pastikan melalui jalur resmi dan mengikuti aturan serta prosedur yang ditetapkan pemerintah secara legal,” tegas Samsuddin.
Kunjungan silaturahmi ini diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya saling mendukung, khususnya bagi warga yang baru saja mengalami pengalaman berat di luar negeri.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.