Boyolali — Semangat gotong royong dan kebersamaan kembali ditunjukkan melalui kegiatan bakti desa di Pura Agung Dharma Buana, Dukuh Sidosari, Desa Urut Sewu, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Sabtu (10/01/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan peringatan Hari Desa Nasional yang tahun ini dipusatkan di Kabupaten Boyolali.

Danramil 05/Ampel Kodim 0724/Boyolali, Kapten Arh Eko Yanu P, bersama jajaran Forkopimcam Ampel mendampingi Wakil Bupati Boyolali, Dwi Fajar Nirvana, dalam kegiatan kerja bakti membersihkan area pura. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai elemen, mulai dari TNI, Polri, Karang Taruna, relawan, hingga masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Boyolali menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan bakti desa serta mengapresiasi partisipasi seluruh pihak yang terlibat.

“Bakti desa ini merupakan wujud nyata pembangunan desa, baik dari aspek kebersihan lingkungan, kesehatan, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah berkomitmen terus membangun desa dengan melibatkan peran aktif masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kemandirian desa melalui peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Selain itu, masyarakat diajak menjadikan kebersihan sebagai budaya, dimulai dari pemilahan sampah rumah tangga.

“Semangat gotong royong sebagai kearifan lokal harus terus ditingkatkan. Kepala desa dituntut inovatif dalam pelayanan dan pembangunan serta mampu bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi menyukseskan program nasional dan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Danramil 05/Ampel Kapten Arh Eko Yanu P menegaskan bahwa kegiatan gotong royong memiliki peran penting dalam menumbuhkan persatuan dan solidaritas antara aparat kewilayahan dan masyarakat.

“Gotong royong mendorong kebersamaan dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Ini juga menjadi bagian dari tugas kami sebagai aparat kewilayahan untuk menjaga hubungan yang harmonis dengan warga binaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa melalui karya bakti bersama masyarakat, diharapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dapat terus terjaga dan semakin kuat.

Kegiatan bakti desa ditutup dengan doa bersama, memohon ridho Allah SWT agar seluruh rangkaian Hari Desa Nasional berjalan sukses, membawa keberkahan, mempererat kebersamaan, serta mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.

(Agus Kemplu)