BINTAN – Ketua TP PKK Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Bintan kembali menyalurkan paket sembako bagi masyarakat dhuafa dan balita stunting. Kali ini, pendistribusian dilakukan di Kelurahan Tanjung Uban Timur, Kecamatan Bintan Utara.
Ketua BAZNAS Bintan, Suryono, menyampaikan bahwa pada penyaluran tersebut diserahkan 84 paket sembako untuk dhuafa serta 15 paket untuk penanganan stunting. Meski berdasarkan data terbaru kasus indikasi stunting di Kelurahan Tanjung Uban Timur kini hanya tersisa satu balita, bantuan tetap diberikan kepada 15 balita yang sebelumnya terdata sebagai bagian dari program pemenuhan nutrisi selama enam bulan berturut-turut.
Dalam kesempatan itu, Hafizha mengapresiasi peran BAZNAS Bintan dan berharap program-program sosial yang penuh manfaat tersebut dapat terus dikolaborasikan ke depannya.
“Kolaborasi ini merupakan wujud komitmen bersama dengan harapan dapat menghantarkan Bintan menjadi semakin maju dan sejahtera. Kita patut bersyukur, dengan adanya Peraturan Bupati tentang zakat, BAZNAS Bintan mampu mengelola dana zakat lebih dari Rp300 juta per bulan hanya dari ASN, belum termasuk kontribusi masyarakat lainnya. Ini adalah dana umat yang kembali untuk kemaslahatan umat,” ungkap Hafizha.
Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bintan terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur pendukung, peningkatan sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi kerakyatan.
Namun demikian, Hafizha menegaskan bahwa upaya tersebut tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat.
“Pembangunan dan kesejahteraan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan peran serta seluruh lapisan masyarakat agar apa yang diharapkan dapat terwujud,” ujarnya.
Selain itu, Hafizha mengajak seluruh masyarakat, khususnya kaum ibu, untuk tidak menganggap remeh persoalan stunting. Menurutnya, stunting merupakan isu serius yang menjadi fokus Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat saat ini.
“Penanganan stunting hanya dapat tercapai dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat. Kesadaran bersama menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” tutupnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.