Batam – Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., menggelar pertemuan bersama Ketua RT, Ketua RW, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga Tanjung Sengkuang dan Batu Ampar guna membahas permasalahan penyediaan air bersih yang tengah dialami masyarakat. Kegiatan berlangsung di Ruang Kapolresta Barelang, Kamis (29/1/2026), dalam suasana aman dan kondusif.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kasat Intelkam Polresta Barelang Kompol Yudiarta Rustam, A.Md., S.S., M.M., Kasat Reskrim Kompol M. Debby Tri Andrestian, S.I.K., M.H., serta Kanit III Sat Intelkam Ipda David Sembiring.
Dalam sambutannya, Kapolresta Barelang menegaskan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk mencari solusi atas persoalan distribusi air bersih di wilayah Tanjung Sengkuang. Ia menyampaikan bahwa Polresta Barelang telah melakukan koordinasi dengan Air Batam Hilir (ABH) dan PT Moya sebagai pihak terkait dalam pengelolaan air bersih.
“Polresta Barelang berkomitmen untuk memfasilitasi dan mengawal setiap upaya penyelesaian permasalahan air bersih agar penanganannya berkelanjutan dan tepat sasaran,” ujar Kombes Pol Anggoro.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang memanfaatkan persoalan air bersih untuk kepentingan tertentu yang dapat mengganggu stabilitas keamanan.
Sementara itu, Ketua RW 02 Tanjung Sengkuang, Ustad Modiliwang, menyampaikan bahwa masyarakat sepakat menjaga kamtibmas di Kota Batam. Namun demikian, ia menegaskan bahwa krisis air bersih sangat berdampak pada aktivitas harian warga. Masyarakat mengusulkan agar distribusi air bersih dilakukan pada pukul 05.00 hingga 12.00 WIB guna menunjang kebutuhan sehari-hari.
Dalam pertemuan tersebut, warga juga menyampaikan harapan untuk dapat bersilaturahmi dan bertemu langsung dengan Wakil Wali Kota Batam terkait peristiwa aksi unjuk rasa sebelumnya. Menindaklanjuti hal itu, Kapolresta Barelang memfasilitasi komunikasi langsung antara warga dan Wali Kota Batam melalui sambungan video call WhatsApp.
Tokoh masyarakat RW 12, Abdul Latif, menekankan pentingnya kelancaran pasokan air bersih selama bulan Ramadan untuk menunjang ibadah dan aktivitas masyarakat. Ia menjelaskan bahwa selama masa peralihan pengelolaan air dari PT Adhya Titra Batam (ATB) ke Air Batam Hilir (ABH), warga mengalami kesulitan air bersih yang berdampak pada kehidupan sosial dan ekonomi. Selain itu, debit air yang kecil di RW 01 selama hampir satu tahun terakhir disebabkan oleh ukuran pipa distribusi yang relatif kecil.
Sebagai tindak lanjut, Polresta Barelang melalui Kasat Intelkam telah berkoordinasi dengan ABH dan PT Moya terkait permasalahan tersebut, dan saat ini telah ditangani oleh pihak PT Moya. Warga berharap kondisi pasokan air bersih yang mulai membaik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan kualitas serta kestabilannya.
Pertemuan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Humas Polresta Barelang


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.