Batam – Polsek Lubuk Baja melaksanakan pengamanan pendistribusian air bersih dari Pemerintah melalui PT Air Batam Hilir (ABH) kepada warga terdampak gangguan air bersih di Kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Senin (2/2/2026).
Kegiatan pengamanan dipimpin langsung Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie, S.I.K., M.H., dengan melibatkan personel gabungan Polsek Lubuk Baja, antara lain Wakapolsek, Kanit Intelkam, Kanit Samapta, personel Samapta dan Intelkam, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Uma. Kehadiran personel kepolisian bertujuan memastikan penyaluran air bersih berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Pengamanan dimulai sekitar pukul 21.00 WIB diawali apel, kemudian dilanjutkan dengan pengamanan mobile dan monitoring di sejumlah titik pendistribusian air bersih. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung.
Sekira pukul 21.15 WIB, mobil tangki PT ABH mulai menyalurkan air bersih ke titik-titik yang telah ditentukan. Proses pendistribusian turut disaksikan personel Polsek Lubuk Baja serta para Ketua RT dan RW setempat guna memastikan penyaluran sesuai kebutuhan warga.
Sebanyak 11 trip mobil tangki air berhasil disalurkan dengan rincian: RW 01 sebanyak 4 trip, RW 02 sebanyak 1 trip, RW 04 sebanyak 2 trip, RW 06 sebanyak 3 trip, dan RW 08 sebanyak 1 trip. Seluruh distribusi dilakukan berdasarkan permintaan dan kebutuhan masyarakat terdampak.
Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie, menyampaikan bahwa kehadiran Polri merupakan bentuk komitmen dalam memberikan rasa aman serta mendukung program pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
“Polsek Lubuk Baja memastikan pendistribusian air bersih berjalan aman, tertib, dan lancar sehingga bantuan benar-benar dirasakan warga,” ujarnya.
Sekira pukul 01.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan. Selama kegiatan berlangsung, situasi di Kelurahan Tanjung Uma terpantau aman dan kondusif, serta mendapat apresiasi dari masyarakat.
Humas Polresta Barelang


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.