Uban — Kegiatan pemasangan lampu hias dan pembangunan gapura di Kampung Melati, RT 02 dan RT 03 RW 02, telah berhasil diselesaikan. Program ini merupakan hasil kerja sama para pemuda setempat dengan dukungan masyarakat, donatur, serta perangkat RT dan RW.

Sebanyak kurang lebih 130 lingkaran lampu hias dipasang menggunakan rangka paralon. Kegiatan tersebut diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp13 juta yang berasal dari swadaya masyarakat Melda. Selain dukungan finansial, berbagai pihak juga berpartisipasi melalui tenaga dan kontribusi lainnya hingga program kampung ini dapat diselesaikan dengan baik.

Ketua Kelompok Usaha Kembang Melati, Suharto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, baik secara tenaga maupun finansial, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan lancar,” ujarnya.

Namun demikian, Suharto juga menyampaikan kekecewaannya terhadap pihak Kelurahan Tanjung Uban Kota yang dinilai kurang memberikan perhatian terhadap kegiatan masyarakat ini. Menurutnya, warga telah secara konsisten melaksanakan kegiatan pembangunan kampung setiap tahun secara swadaya.

Ia menambahkan bahwa selama proses pemasangan lampu hias yang berlangsung selama tiga minggu menjelang Ramadan, tidak terlihat adanya respons maupun dukungan dari pihak kelurahan.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Tim Joko Sugiharto (Emba), Suhardi, serta para pemuda yang tergabung dalam Grup Tim Bodrek, dengan dukungan perangkat RT dan RW Kampung Melati.