Jakarta | Titahnews.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat dampak bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus bertambah. Hingga Senin (5/1/2026), total korban meninggal dunia mencapai 1.177 orang, dengan Aceh menjadi wilayah kabupaten/kota dengan jumlah korban meninggal tertinggi.
Selain korban jiwa, BNPB juga melaporkan masih terdapat 148 orang yang dinyatakan hilang, meskipun angka ini mengalami penurunan dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Sementara itu, jumlah pengungsi saat ini tercatat mencapai 242.200 orang yang tersebar di berbagai daerah terdampak. Kabupaten Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak akibat bencana tersebut.
BNPB juga mencatat kerusakan signifikan pada rumah warga dan berbagai fasilitas umum. Berdasarkan data terbaru, bencana ini berdampak pada 52 kabupaten/kota.
“Sebanyak 178.479 rumah mengalami kerusakan, dengan rincian 52.303 rumah rusak berat, 43.933 rusak sedang, dan 82.243 rusak ringan,” tulis BNPB dalam laporannya.
Kerusakan juga terjadi pada fasilitas vital, antara lain:
-
215 fasilitas kesehatan
-
3.188 fasilitas pendidikan
-
803 rumah ibadah
-
34 jembatan terputus
-
81 ruas jalan terputus
BNPB menyatakan upaya tanggap darurat, evakuasi, serta distribusi bantuan logistik masih terus dilakukan bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan relawan guna memenuhi kebutuhan dasar para korban terdampak. (Red)





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.