DUMAI — Setelah rangkaian acara berakhir, Brigjen TNI Bram Pramudia secara khusus menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua DPD II Ikatan Pemuda Karya (IPK) Dumai, Patrik Tatang, yang turut menandatangani pernyataan dukungan penetapan Kota Dumai sebagai lokasi Markas Komando (Mako) Grup 3 Kopassus.
Ucapan terima kasih tersebut disampaikan Brigjen Bram kepada jurnalis dengan disertai jabat tangan dan salam komando kepada Patrik Tatang. Momen itu berlangsung hangat dan penuh keakraban, didampingi Sekretaris DPD II IPK Dumai A.T Rooney, Pembina Herwin MT Sagala, Ketua FPK-LKKMD Chandra Abdul Ghani, serta Sekretaris FPK-LKKMD Zainal Arif.
“Terima kasih kepada DPD II IPK Dumai. Terima kasih atas dukungannya. Terima kasih kepada Ketua Patrik Tatang,” ujar Brigjen Bram Pramudia dengan ekspresi tersenyum.
Menanggapi hal tersebut, Patrik Tatang menyampaikan rasa terhormat atas kunjungan dan kepercayaan yang diberikan kepada Kota Dumai. “Selamat datang di Dumai. Kami merasa terhormat ketika mendapat kabar bahwa Kota Dumai ditunjuk sebagai Mako Grup 3 Kopassus. DPD II IPK Dumai meyakini, dengan hadirnya Mako Grup 3 Kopassus, Sumatera akan semakin aman dan kondusif,” ungkapnya.
Sebagai bagian dari kepanitiaan kegiatan, DPD II IPK Dumai mengerahkan 12 personel Satgas Inti Maha Sakti Karya di bawah komando Dansatgas Donny Hutagaol dan Wakil Dansatgas Jefry Andika Lubis. Personel tersebut membantu pengamanan kegiatan sejak awal hingga berakhirnya acara.
Adapun 12 Satgas Inti Maha Sakti Karya DPD II IPK Dumai yang hadir, yakni: Jhona, Juanda, Taufik, M. Nasution, Burton H, S. Mora, Ridwan T, Rudi Tambunan, Benny H, Tomi, Sudirman, dan Alimusthopa.
Selain itu, Tim Official IPK Dumai yang turut hadir antara lain Wakil Ketua Reinando Esquifel, Wakil Ketua Donny Petrus Situmeang, Wakil Ketua Kamartias (Tyas Ag), OKK Anwar Sadat Sitepu, serta Pejabat Wakil Ketua Pak Feri Windria.
Untuk diketahui, rencana pembangunan Mako Grup 3 Kopassus beserta sarana dan prasarana pendukungnya akan berdiri di atas lahan seluas 245,5 hektare yang berlokasi di Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan. Lahan tersebut merupakan hibah dari salah satu tokoh masyarakat Tionghoa Dumai, Bapak Ayu Junaidi.
Rencana pembangunan Mako ini telah bergulir sejak pertengahan tahun 2025 seiring dengan pemekaran struktur organisasi Kopassus. Pembangunan fisik markas dijadwalkan dimulai secara masif pada tahun 2026. Sementara itu, kehadiran ribuan personel satuan tugas Kopassus telah mendapat sambutan positif dari seluruh elemen masyarakat Dumai sebagai langkah awal pengamanan aset strategis dan orientasi wilayah.
Diperkirakan sekitar 6.000 prajurit pasukan elite tersebut akan menempati Mako Grup 3 Kopassus setelah seluruh pembangunan sarana dan prasarana rampung.
(Eli)





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.