Sragen — Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap alam, Babinsa Koramil 08/Sambirejo Kodim 0725/Sragen bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melaksanakan kegiatan penghijauan di Desa Kadipiro, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, Kamis (22/1/2026).
Kegiatan penghijauan tersebut dilakukan dengan menanam ratusan bibit pohon dari berbagai jenis, di antaranya Flamboyan sebanyak 100 pohon, Pule 50 pohon, Mahoni 25 pohon, serta Tabebuya 25 pohon. Penanaman dilakukan di sejumlah titik yang telah ditentukan, yakni Dukuh Ledok RT 15 di sekitar Jalan Jembatan Gantung Kedung Klaras, Dukuh Gading RT 7 di area Greenhouse Melon milik BUMDes Kadipiro, serta Dukuh Kadipiro RT 02 di sekitar lokasi KDKMP Desa Kadipiro.
Babinsa bersama mahasiswa KKN UNS tampak bahu-membahu menanam pohon di tepi jalan, lahan kosong, serta area fasilitas umum desa. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang hijau dan sejuk, sekaligus sebagai langkah preventif untuk mencegah erosi serta kerusakan lingkungan.
Babinsa Desa Kadipiro, Pelda Suparno, mengatakan bahwa kegiatan penghijauan ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap kelestarian alam. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin sadar pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.
“Sinergi antara Babinsa dan mahasiswa KKN diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Intan, salah satu mahasiswa KKN UNS, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari program kerja KKN yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat desa.
“Melalui kegiatan ini, kami dapat berkontribusi langsung kepada masyarakat serta mengaplikasikan ilmu yang telah kami peroleh selama perkuliahan,” ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan penghijauan tersebut, diharapkan lingkungan Desa Kadipiro semakin asri serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.
(Agus Kemplu)





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.