Muaro Jambi -Saat ini, bermain lato-lato Tahun 2023 terjadi dihampir seluruh daerah di Jambi. Lato-lato ini kebanyakan dimainkan oleh anak-anak usia sekolah. Untuk tidak terjadinya hal yang tidak diinginkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang melarang siswa membawa atau bermain lato-lato dalam lingkungan sekolah.
Hal ini dilakukan dalam upaya mewujudkan lingkungan kondusif untuk kegiatan belajar mengajar.
“Kami sudah menyiapkan surat edaran yang tertuju kepada seluruh kepala satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Muaro Jambi untuk menghimbau dan melarang anak-anak untuk membawa permainan latu-latu tersebut ke sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi, Firdaus.
Larangan untuk bermain lato-lato dipertimbangkan dan mengganggu proses pembelajaran, kemudian juga keamanan terhadap siswa. Terlebih lagi ada penyelah gunaan alat permainan tersebut yang berakibat pada diri dia sendiri atau kepada temannya.
“Bukan melarang memiliki lato-lato, tapi jangan memainkan lato-lato di sekolah,” tuturnya.
Meski lato-lato memiliki nilai positif untuk melatih motorik anak, tapi sebaiknya mainan tersebut dimainkan di luar sekolah saja. Sebab tak memiliki keterkaitan langsung dengan proses KBM. (Noval)


