Buol – Pemerintah Kabupaten Buol melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pelaksanaan aktualisasi Latsar CPNS yang digelar di Kantor Dinas Kominfo, Rabu (8/4/2026) pukul 09.25 WITA.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk sesi berbagi dan pembelajaran bersama yang melibatkan peserta latsar serta Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam forum tersebut, para peserta memaparkan sejumlah proyek aktualisasi yang berfokus pada inovasi digital di lingkungan pemerintahan.

Adapun beberapa proyek yang dipresentasikan, di antaranya:

  1. Muh. Fachry JK Luid, S.Kom dengan judul “Pembangunan Sistem Pelaporan Harian ASN Berbasis Bot Telegram dan Artificial Intelligence (AI) di Dinas Kominfo.”
  2. Nur Dwika Ramadhanty, S.Mat dengan judul “Optimalisasi Penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Buol melalui Penyusunan Pedoman Penyelenggaraan Statistik Sektoral.”
  3. Annisa Rachma, S.M dengan judul “Digitalisasi Pengarsipan Dokumen Persuratan pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian.”

Dalam sambutannya, pihak Diskominfo menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah aktif mengimplementasikan berbagai inovasi digital, khususnya penggunaan aplikasi Srikandi dalam pengelolaan persuratan. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan dan memperkenalkan inovasi terbaru guna menunjang kinerja ASN.

Selain itu, diperkenalkan pula tiga peserta latsar yang tengah menjalankan proyek perubahan di bidang e-government, salah satunya berupa aplikasi pencatatan kegiatan harian ASN. Aplikasi tersebut diharapkan mampu mendukung penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) secara lebih sistematis dan terukur.

Peserta lainnya turut berbagi pengalaman terkait pengelolaan administrasi serta optimalisasi penggunaan aplikasi Srikandi. Diskominfo juga membuka layanan fasilitasi pembuatan akun, baik untuk aplikasi Srikandi maupun tanda tangan elektronik (TTE), sebagai bagian dari percepatan digitalisasi administrasi pemerintahan.

Sementara itu, capaian Kabupaten Buol dalam penerapan SPBE menjadi perhatian tersendiri. Saat ini, Kabupaten Buol berhasil meraih peringkat tertinggi di Provinsi Sulawesi Tengah. Keberhasilan tersebut diharapkan tidak hanya sebatas penilaian, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata dalam tata kelola pemerintahan sehari-hari.

Diskominfo menegaskan pentingnya transformasi digital, termasuk dalam penerbitan Surat Keputusan (SK) yang mulai diarahkan menggunakan aplikasi Srikandi. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi, transparansi, serta keamanan data karena seluruh dokumen tersimpan secara digital dan terintegrasi.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam pemanfaatan teknologi digital, seperti penggunaan buku tamu elektronik dan berbagai aplikasi pendukung kinerja lainnya. Melalui kolaborasi dan semangat belajar bersama, diharapkan seluruh ASN mampu beradaptasi serta menjadi pelopor transformasi digital di lingkungan kerja masing-masing.