Tebing Tinggi | Titahnews.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Utara bergerak cepat memberikan bantuan dan pelayanan kepada masyarakat pascakecelakaan tragis antara kereta api dan satu unit mobil Avanza di perlintasan sebidang Jalan Abdul Hamid, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kecelakaan terjadi saat mobil Avanza warna abu-abu bernomor polisi BK 1657 ABP tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu. Kendaraan tersebut terseret sejauh kurang lebih 300 meter dari titik awal kejadian. Mobil diketahui mengangkut sembilan orang penumpang.

Akibat insiden tersebut, seluruh penumpang menjadi korban. Berdasarkan data kepolisian, korban terdiri dari dua laki-laki dewasa, satu anak laki-laki, satu anak perempuan, serta lima perempuan dewasa.

Sebanyak delapan orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara satu korban lainnya, yang merupakan pengemudi mobil, sempat mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Kota Tebing Tinggi sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada malam hari. Dengan demikian, total korban meninggal dunia berjumlah sembilan orang.

Ditlantas Polda Sumut bersama jajaran Polres Tebing Tinggi langsung melakukan penanganan cepat di lokasi kejadian. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi evakuasi korban yang terjepit, membawa korban ke rumah sakit, serta mengamankan dan mensterilkan tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Pol. Firman Darmansyah, S.I.K., didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Ferry Walintukan, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut, Kamis (22/1/2026).

“Pada pukul 18.30 WIB telah terjadi kecelakaan antara kereta api dan satu unit mobil Avanza yang ditumpangi kurang lebih sembilan orang. Delapan korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya sempat dibawa ke rumah sakit. Namun, berdasarkan informasi terbaru, korban tersebut juga dinyatakan meninggal dunia, sehingga total korban meninggal dunia menjadi sembilan orang,” ujar Kombes Pol. Firman Darmansyah, Rabu malam (21/1/2026).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa para korban diketahui tengah dalam perjalanan untuk mengunjungi keluarga di Kota Tebing Tinggi. Sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan Polri kepada masyarakat, Ditlantas Polda Sumut memfasilitasi pemulangan seluruh jenazah ke Kota Medan.

“Seluruh jenazah korban dibawa ke Kota Medan menuju rumah duka masing-masing menggunakan ambulans. Pengawalan juga kami fasilitasi bersama Polres jajaran sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang sedang tertimpa musibah,” tegasnya.

Polda Sumut melalui Direktorat Lalu Lintas mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi perlintasan kereta api, dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengutamakan keselamatan diri serta penumpang.
(wp-t)