Batam – Polsek Belakang Padang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional tahun 2025. Salah satu wujud nyata dukungan tersebut dilakukan melalui kegiatan penjemuran jagung pipil hasil panen kebun ketahanan pangan binaan Polsek Belakang Padang, Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 08.00 WIB, di halaman Mapolsek Belakang Padang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian panen jagung pipil yang dikelola oleh kelompok petani binaan Polsek Belakang Padang dan berada di bawah tanggung jawab Kapolsek Belakang Padang, AKP Asril, selaku penanggung jawab pelaksanaan program ketahanan pangan di wilayah hukumnya.

Sejumlah personel Polsek Belakang Padang turut hadir dan terlibat langsung dalam kegiatan tersebut, di antaranya Aipda Yeswani selaku Kepala SPKT II, Bripka Ade Praka (Banit Patroli), Bripka Soleh (PS Kanit Binmas), Bripka Royani (Bhabinkamtibmas Kelurahan Pemping), Brigadir Riky Jhoni (Bamin SPKT II), serta Bripka Peri Wira (Banit Intel).

Rangkaian kegiatan diawali dengan proses penjemuran jagung pipil hasil panen yang dilakukan secara menyeluruh. Penjemuran bertujuan untuk menurunkan kadar air jagung secara optimal sehingga dapat mencegah pertumbuhan jamur dan menjaga kualitas hasil panen agar layak simpan dan konsumsi.

Lahan yang digunakan untuk penanaman jagung pipil memiliki luas sekitar ± 1.200 meter persegi. Kebun ketahanan pangan tersebut memanfaatkan lahan milik UPT Air Belakang Padang yang dikelola oleh Bapak Udin, sebagai bentuk sinergi antara Polri dan pemangku kepentingan setempat dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

Berdasarkan hasil penimbangan, berat bersih jagung pipil setelah proses pengeringan diperkirakan mencapai sekitar 110 hingga 120 kilogram. Capaian ini menunjukkan bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan Polsek Belakang Padang berjalan dengan baik dan memberikan hasil nyata.

Melalui kegiatan ini, Polsek Belakang Padang berharap dapat terus berkontribusi aktif dalam mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2025 serta mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat. Program ketahanan pangan ini juga menjadi bukti kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendorong kesejahteraan dan kemandirian pangan.