TOLITOLI – Musibah kebakaran menghanguskan empat unit rumah warga di Kompleks Perumnas, Jalan Latimojong, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sabtu (21/03/2026) sekitar pukul 11.10 WITA.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting arus listrik yang berasal dari salah satu rumah milik warga bernama Sudirman (47), seorang wiraswasta. Saat kejadian, rumah tersebut dalam kondisi kosong karena ditinggal pemiliknya yang sedang merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Adapun empat rumah yang terdampak kebakaran masing-masing milik Sudirman (47), Mudasir (43) seorang ASN, Rahman Alatas (60) wiraswasta, serta Jhon S Derek (43) wiraswasta. Seluruh rumah berada di lokasi yang sama di Jalan Latimojong, Kelurahan Baru.
Kronologis kejadian bermula saat seorang saksi bernama Napsiah (50) melihat kobaran api pertama kali muncul dari bagian atap rumah Sudirman. Menyadari adanya kebakaran, ia langsung berteriak meminta pertolongan dan memberitahukan kepada petugas Masjid Al Ikhwan Perumnas untuk mengumumkan kejadian tersebut melalui pengeras suara.
Mendengar informasi itu, warga sekitar segera berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya seperti ember dan pasir.
Sekitar pukul 11.30 WITA, dua unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Daerah Tolitoli tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Sepuluh menit kemudian, satu unit mobil water cannon dari Polres Tolitoli turut membantu proses pemadaman.
Setelah upaya intensif selama kurang lebih dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 WITA.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materil diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta, dengan empat unit rumah permanen beserta seluruh perabotan di dalamnya hangus terbakar.
Pihak kepolisian dari Polres Tolitoli menyatakan bahwa dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan lebih lanjut oleh tim Laboratorium Forensik guna memastikan penyebab pasti kebakaran.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.