Medan | Titahnews.com – Ipda Ricky Ananda Sihotang, S.Psi., M.Psi., MBA, yang menjabat sebagai Danton III Kompi 4 Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumatera Utara, melaksanakan kegiatan pembinaan karakter religius dan psikologis di SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan pada Rabu (25/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ipda Ricky memimpin langsung ekstrakurikuler keagamaan yang bertujuan membentuk karakter siswa yang religius, disiplin, serta memiliki ketahanan mental yang kuat.

Rangkaian Kegiatan Spiritual dan Penguatan Mental

Kegiatan diawali dengan tadarus bersama di ruang kelas, kemudian dilanjutkan dengan sholat Dhuha berjamaah di Masjid Nurul Huda. Momentum spiritual ini diperkuat melalui sesi Istighfar Muhasabah yang dipandu langsung oleh Ipda Ricky.

Dalam sesi tersebut, ia menerapkan pendekatan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) serta konsep Meta Model berbasis Neuro-Linguistic Programming (NLP) untuk membantu siswa meningkatkan kesadaran diri, pengendalian emosi, dan kepercayaan diri.

Menurut Ipda Ricky, kegiatan ini merupakan bagian dari arahan pimpinan untuk memperkuat nilai kedisiplinan dan spiritualitas di kalangan generasi muda.

“Sesuai arahan Dansat Brimob Polda Sumut, kehadiran kami adalah untuk memastikan nilai-nilai kedisiplinan dan spiritualitas tertanam kuat dalam diri siswa,” ujarnya.

Apresiasi Pihak Sekolah dan Yayasan

Kepala Sekolah Muhammad Nur Habibi menyampaikan apresiasi atas kepedulian Satuan Brimob Polda Sumut terhadap perkembangan moral dan mental peserta didik.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Daerah Sumatera Utara, Ny. Mona Whisnu Hermawan, yang dikenal aktif menghadirkan berbagai terobosan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Sinergi tersebut diperkuat oleh peran Ketua Bidang Sosial, Ny. Marlin Bambang, dalam mengawal berbagai program pengembangan siswa.

Mendorong Growth Mindset Menuju Era Society 5.0

Di akhir kegiatan, Ipda Ricky menekankan pentingnya growth mindset dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 menuju era Society 5.0. Ia berharap pembinaan karakter ini dapat melahirkan generasi muda yang unggul secara akademik sekaligus kokoh dalam moral dan spiritual.

Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme siswa, menjadi bukti sinergi antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi penerus bangsa.