Batam – Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., mendampingi Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Galang sekaligus Sosialisasi Program Sekolah Rakyat Merah Putih, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan yang digelar di The Almora Cafe and Restaurant, Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Kota Batam, ini merupakan bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Batam Tahun 2027. Forum tersebut menjadi wadah strategis untuk menjaring aspirasi masyarakat serta mendukung program strategis nasional, khususnya di bidang pendidikan.
Kehadiran jajaran Polri dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Dr. Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau Iman Sutiawan, Wakil Ketua III DPRD Provinsi Kepri H. Bahtiar, Lc., M.A., Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri Kapten Luther Jansen, Ketua DPRD Kota Batam Kamaluddin, unsur Forkopimda, TNI, instansi vertikal, kepala OPD, camat, lurah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, RT/RW, serta sekitar 450 peserta Musrenbang.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Batam Dr. Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra menyampaikan sosialisasi langsung kepada masyarakat Rempang–Galang terkait Program Sekolah Rakyat Merah Putih, yang merupakan program strategis nasional Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
“Sekolah ini diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Peserta didik akan mendapatkan fasilitas pendidikan terpadu, tempat tinggal di asrama, layanan gizi dan kesehatan, serta pembinaan karakter dan literasi teknologi sejak dini,” ujar Amsakar.
Ia menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memastikan tidak ada lagi anak Indonesia yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan akibat keterbatasan ekonomi.
Paparan teknis disampaikan oleh Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam Mouris Limanto, yang menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat Merah Putih merupakan Proyek Strategis Nasional yang dirancang untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan gratis, berasrama, dan berstandar unggul.
Sekolah tersebut direncanakan dibangun di atas lahan seluas sekitar 16 hektare, dengan fasilitas pendukung lengkap meliputi gedung sekolah, asrama siswa dan guru, lapangan upacara, lapangan olahraga, klinik kesehatan, central kitchen berbasis potensi lokal Rempang, urban farm, botanical garden, serta sistem kolam dan drainase yang juga berfungsi sebagai sarana edukasi dan rekreasi.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung hingga pukul 12.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.
Humas Polresta Barelang


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.