Boyolali – Kodim 0724/Boyolali bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali menggelar sosialisasi dan penyuluhan kesehatan tentang bahaya penyakit jantung. Kegiatan ini berlangsung di Aula Makodim 0724/Boyolali, Jalan Padanaran, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Senin (22/12/2025).

Perwira Seksi Personel Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Daryowantoro, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepedulian prajurit terhadap pentingnya menjaga kesehatan, khususnya melalui penerapan olahraga teratur dan pola hidup sehat.

“Penyuluhan ini dilaksanakan untuk membantu meningkatkan kesadaran prajurit akan pentingnya menjaga kesehatan, salah satunya dengan rutin berolahraga dan menerapkan gaya hidup sehat,” ujarnya.

Ia menambahkan, sosialisasi ini juga memberikan pemahaman mengenai risiko penyakit jantung serta langkah-langkah pencegahannya. Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi dan membutuhkan biaya pengobatan yang besar, sehingga upaya pencegahan sejak dini sangat diperlukan.

Materi penyuluhan menekankan pentingnya penerapan gaya hidup sehat, antara lain dengan mengatur pola makan seimbang, rajin berolahraga, mengelola stres, tidak merokok, serta melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan rutin seperti cek tekanan darah, kolesterol, dan gula darah.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergitas dan kolaborasi antarinstansi dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan prajurit TNI dan PNS di lingkungan Kodim 0724/Boyolali.

Sementara itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, dr. Mundaris, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kodim 0724/Boyolali atas kerja sama yang telah terjalin sehingga kegiatan penyuluhan dapat terlaksana dengan baik.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin menanamkan kepedulian akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh dengan rajin berolahraga dan menerapkan gaya hidup sehat,” ungkapnya.

Dalam penyuluhan tersebut, peserta juga dibekali pemahaman tentang pola hidup CERDIK, yakni Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres. Selain itu, peserta diimbau untuk segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti nyeri dada, sesak napas, atau nyeri ulu hati.

“Penyuluhan ini menegaskan bahwa mencegah jauh lebih baik daripada mengobati,” pungkasnya.

(Agus Kemplu)