Batam – Suasana syahdu sekaligus penuh perjuangan mewarnai peringatan malam Nuzulul Qur’an di Masjid Nurul Qomar, Kavling Mandiri, Bengkong, Jumat (6/3/2026) malam. Meski aliran listrik padam tepat saat azan Isya berkumandang, antusiasme jamaah tetap membara hingga akhir acara.

Pemadaman listrik yang belum diketahui penyebabnya tersebut sempat menjadi tantangan bagi panitia. Pasalnya, penceramah yang dinanti-nanti, Ustadz KH Lasudin Sapuangin, S.Pd.I., telah menempuh perjalanan jauh untuk hadir di tengah warga Kavling Mandiri.

Pantauan di lokasi menunjukkan kegelapan tidak menyurutkan niat jamaah untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Mulai dari anak-anak, ibu-ibu hingga tokoh masyarakat tetap bertahan di tempat masing-masing.

Aksi sigap ditunjukkan Ketua RT 05 RW 09, Ahmad Misbahudin, yang berinisiatif membawa speaker portable agar suara penceramah tetap dapat terdengar oleh seluruh jamaah. Berkat upaya tersebut, ceramah tetap berlangsung dengan lancar meskipun listrik baru menyala saat acara hampir berakhir.

Sekretaris Masjid Nurul Qomar, Basril, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang tetap bertahan mengikuti kegiatan hingga selesai.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Kavling Mandiri, khususnya jamaah bapak-bapak dan ibu-ibu yang telah berkontribusi. Meski dalam keterbatasan cahaya, acara ini tetap berjalan sesuai harapan kami semua,” ujarnya.

Selain tausiyah, peringatan Nuzulul Qur’an juga diisi dengan kegiatan santunan kepada anak yatim di lingkungan sekitar.

Bendahara Masjid Nurul Qomar menjelaskan bahwa santunan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan Ramadan. Dana santunan berasal dari kas masjid yang dihimpun dari infak para jamaah.

“Kami berterima kasih kepada seluruh warga yang telah menginfakkan hartanya. Semoga Allah SWT membalasnya dengan rezeki yang berlimpah,” katanya.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama. Momen tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi warga, bahwa cahaya iman tetap menyala meski lampu di masjid sempat padam. (Ikhsan)