Ogan Ilir – Universitas Sriwijaya (Unsri) menggelar perayaan Dies Natalis ke-65 yang meriah di Auditorium Kampus Indralaya, Ogan Ilir, pada Senin (3/11/2025). Acara penting ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, dan diisi dengan orasi ilmiah oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Prof. Dr. H. M. Tito Karnavian, MA., Ph.D.
Dalam orasinya yang bertajuk “Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Indonesia Emas 2045,” Mendagri Tito Karnavian secara tegas menekankan bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul adalah prasyarat mutlak bagi Indonesia untuk mencapai target sebagai negara maju pada tahun 2045.
🎯 Indonesia Emas 2045: Target Ekonomi Dunia
Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa Indonesia Emas bukan sekadar perayaan 100 tahun kemerdekaan, melainkan target besar yang didukung oleh prediksi lembaga-lembaga internasional seperti IMF dan Bank Dunia. Indonesia diproyeksikan menjadi kekuatan ekonomi dunia keempat atau kelima pada 2045, sejajar dengan negara-negara maju seperti Jepang dan Jerman.
Namun, ia mengingatkan bahwa status negara maju hanya dapat dicapai jika pendapatan per kapita masyarakat melampaui 12.600 dolar AS per tahun (sekitar Rp 16 juta per bulan). Saat ini, pendapatan rata-rata Indonesia masih berada di kisaran Rp 7 juta.
“Saat ini proporsi kelas menengah kita baru sekitar 17 persen, padahal untuk menjadi negara maju minimal harus 47 persen. Kita harus keluar dari jebakan kelas menengah,” tegas Tito.
🔑 Peran Sentral Perguruan Tinggi dan Bonus Demografi
Tito Karnavian menyebutkan Indonesia memiliki keunggulan strategis, termasuk modal besar sebagai anggota G20 dan letak geografis penting. Namun, kunci sesungguhnya adalah kualitas SDM.
Indonesia sedang menikmati bonus demografi dengan 65% penduduk usia produktif. Bonus ini, menurut Mendagri, hanya akan bermanfaat jika kualitas SDM-nya unggul dan berdaya saing global. Ia mencontohkan Singapura yang, meskipun minim Sumber Daya Alam (SDA), berhasil maju berkat SDM yang terdidik.
Mendagri menekankan bahwa Unsri dan perguruan tinggi lain harus mengambil peran strategis:
- Memproduksi SDM unggul.
- Melaksanakan riset yang relevan.
- Menjadi agent of change.
- Memberikan masukan ilmiah kepada pemerintah daerah.
👏 Apresiasi untuk Gubernur Herman Deru dan Refleksi Unsri
Mendagri juga menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Herman Deru yang hadir dan tengah menempuh pendidikan doktoral, menjadikannya teladan nyata bagi semangat akademik dan SDM unggul.
Di sisi lain, Rektor Unsri Prof. Dr. Taufik Marwah, S.E., M.Si., menegaskan bahwa Dies Natalis ke-65 adalah momentum refleksi dan penguatan komitmen.
“Unsri harus menjadi perguruan tinggi yang kolaboratif, relevan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Rektor. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi dan bersinergi dengan pemerintah dan industri.
Sebagai penutup perayaan, Unsri juga mencatatkan rekor MURI dengan meluncurkan 65 buku ilmu hukum, sesuai dengan usia universitas tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dr. Drs. Agus Fatoni, serta jajaran Forkopimda, bupati, dan wali kota se-Sumsel.
(Muhammad Randi)





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.