Jambi – Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi menggelar Yudisium ke-21 2022 Program Magister dan Doktor yang diikuti 92 orang Berlangsung di Swiss-Belhotel, Senin (26/12/2022). Acara mengangkat tema “kampus berintegritas dalam pengabdian global berbasis paradigma transintegrasi” dan dihadiri Rektor UIN STS Jambi, Prof Dr H Su’aidi MA PhD.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan ucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Magister dan Doktor. “Saat ini, telah banyak terjadi perkembangan dan perubahan serta peningkatan kualitas dari Pascasarjana UIN STS Jambi, sehingga mampu meloloskan wisudawan Tahun 2022 ini,” ungkapnya.

“Saya juga ucapkan terima kasih kepada Direktur Pascasarjana UIN STS Jambi, bapak Prof Dr H Ahmad Syukri SS MAg yang telah mensupport kemajuan Pascasarjana. Saya mendorong agar Pascasarjana dapat bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk dengan Kepulauan Riau selama itu mengikuti aturan yang ada,” tambahnya.

Ketua Panitia Yudisium Ke-21 2022 Pascasarjana UIN STS Jambi, Dr Minnah El Widdah MAg, mengatakan bahwa moment bersejarah ini merupakan pelaksanaan acara yudisium yang memiliki peserta Pascasarjana yakni 92 orang peserta yudisium, dengan rincian Program Doktor MPI 7 orang Program doktor,program doktor ilmu syariah 1 orang program magister MPI 62 orang, Ilmu Syariah 7 orang, Aqidah dan Filsafat Islam 3 orang, dan Ekonomi Syariah 12 orang.

“Adapun yudisium terbaik untuk Program Doktor diraih oleh Dr Suyanto MPd dengan IPK 3,72 (sangat memuaskan). Untuk Program Magister diraih oleh Muhammad Ridwan dengan IPK 3,7 (sangat memuaskan),” terangnya.

Dr Minnah El Widdah MAg, menjelaskan, “hari ini merupakan moment penting dan bahagia. Karena hari ini adalah hari yang dinanti dengan begitu banyak hal yang harus tergadai, waktu, tenaga, pikiran, perasaan, emosi dan lain sebagainya. Sebuah moment untuk bisa diabadikan atas nama semua jerih payah yang mengeluarkan setiap tetes keringat dan air mata,” katanya.

Cerita yang terkisah adalah hari kebahagiaan yang terbungkus rasa haru serta syukur ke hadhirat Allah SWT. “Alhamdulillah yang dulu terpancar wajah sedih, susah dan gelisah tapi hari ini tak satupun goresan luka terpancar, yang ada pancaran kebahagiaan dan tangisan keharuan. Ini pertanda telah memiliki pengalaman yang berharga,” ujarnya.

“Keberhasilan ini tentu tak luput dari niat yang tulus, ikhlas dan semangat menjaga kebersamaan dan kekompakan antar sesama. 92 orang peserta yudisium,” jelasnya lagi.

“Ucapan terimakasih, kata Dr Minnah El Widdah MAg, juga disampaikan kepada Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang hadir pada malam hari ini, di samping itu pula telah mengajarkan mahalnya sebuah makna silaturrahim yang dilandasi dengan ketulusan dan keikhlasan,” pungkasnya.  (Noval)