Pekanbaru, titahnews.com – Pasangan Edy Natar-Destrayani Bibra atau yang biasanya dikenal dengan PATEN menyatakan siap menghadapi debat pemilihan calon Walikota dan Wakil Walikota Pekanbaru 8 November mendatang.
Calon Walikota Pekanbaru nomor urut empat , Edy Natar tegas mengatakan bahwa semua pemimpin yang berkontestasi di Pilkada harus berani menyatakan dirinya bersih dan mempunyai konsep pembangunan sesuai kondisi keuangan Pekanbaru.
“Kemudian pemimpin itu harus menyatakan dirinya bersih. Dia tau persis kondisi keuangan Pekanbaru,” kata Edy Natar.
“Dasar memberi janji, misalnya saya janji tapi saya tak tau dengan kondisi saya. Saya tak mau seperti itu,” sambungnya.
Ditemui di sela-sela giat kampanye begitu banyak masyarakat yang memberikan dukungan kepada pasangan PATEN, seperti pagi menjelang siang saat di temui awak media titahnews.com pada Hari Minggu (3/11/2024) bertempat di posko pemenangan Taman Gembira Duri Lengkeng Jalan Karya Bersama Simpang SPG bilangan Jalan Hangtuah Pekanbaru.
Dikatakanya, setiap pemimpin harus bekerja menawarkan konsep serta solusi mengatasi masalah yang terjadi di Pekanbaru.
“Pemimpin itu bekerja menggunakan pakai konsep, kalau mengatasi satu masalah konsepnya seperti apa,” katanya.
Ia juga merespon dugaan tidak netralnya salah satu panelis di debat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau beberapa waktu silam.
Menurutnya semua pihak jangan melakukan ketidakadilan, dan ia mengingatkan agar penyelenggaraa jangan bermain main.
“Jangan hal-hal yang katakanlah seharusnya dilakukan, kalau ingin kondusif, jangan sekedar lip service. Saya tujukan kepada semua pihak, siapapun itu, jangan berpotensi tidak adil, agar penyelenggaraan Pilkada kita lancar dan aman,” sebutnya.
Edi Natar menjelaskan, Edi-Bibra sangat siap dalam tantangan debat yang aka ndi taja KPU pada Hari Jumat 08 November 2024 yang akan datang.
“Kami Edi-Bibra sangat siap dalam tantangan debat ini, baik secara visi dan misi maupun berhadapan secara personal dalam konteks adu ide dan gagasan dalam berbagai bidang Kami sangat siap tidak ada lawan yang berat menurut Saya pribadi karena menjadi pemimpin sudah biasa bagi Saya baik pemimpin dalam bidang militer berkarir lebih 33 tahun lamanya, di bidang birokrasi pemerintahan Saya pernah menjadi Wakil Gubernur dan Penjabat Gubernur juga”, jelasnya.
“Kami tidak ada persiapan khusus, Ikuti saja prosedur yang telah ada panduanya dari KPU selebihnya mengalir saja”, ujarnya lagi.
Malahan Edi Natar menantang awak media agar menunjukan siapa diantara kelima paslon yang sekiranya menurut awak media yang berat harus di hadapi Edi-Bibra dalam ruang debat nantinya.
“Jika ada yang menurut kalian awak media dari keempat paslon lainya yang bakal menajadi lawan berat di ruang debat bagi kami tolong tunjukan”, tantang Edi.
Diakui oleh Edi Natar, Tim Pemenangan telah mengukur dan mengobservasi kans besar kemenangan di pihaknya melalui mekanisme internal yang di miliki oleh Paslon PATEN.
“Tim Pemenangan Kami telah menghitung melalui Lembaga Survey Internal kami bahwa kans buat kami menang itu tinggi, karena sudah keluar hasilnya indikasi suara terbanyak masyarakat Pekanbaru tergolong tinggi dalam menjatuhkan pilihanya pada PATEN ini juga merupakan surprise sekaligus kejutan buat Saya pribadi, karena tingginya rasa percaya yang di berikan oleh masyarakat Pekanbaru saat ini”, tutup mantan Danrem 031/Wirabima berpangkat Brigjen TNI (purn.) Edi Afrizal Natar Nasution.


