Buol – Kehadiran Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, di Desa Mokupo justru membuka fakta memprihatinkan terkait minimnya perhatian pemerintah desa terhadap warganya sendiri, Jumat (20/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Buol turun langsung menemui warga miskin dan penyandang disabilitas di Desa Mokupo. Tidak hanya melihat kondisi masyarakat, ia juga menyerahkan bantuan sembako serta turut memberikan sumbangsih untuk pembangunan rumah warga yang membutuhkan.

Namun di balik kegiatan tersebut, terungkap lemahnya peran pemerintah desa dalam merespons kesulitan masyarakat. Bupati secara terbuka menyayangkan tidak adanya keterlibatan kepala desa maupun aparat desa dalam membantu warga yang hidup dalam keterbatasan.

Kekecewaan itu semakin menguat saat sejumlah warga menyampaikan langsung keluhan mereka. Aparat desa, termasuk Kepala Desa Mokupo, dinilai tidak hadir ketika masyarakat sangat membutuhkan perhatian.

Salah satu warga mengungkapkan bahwa saat masyarakat bergotong royong membangun kembali rumah milik Pak Sayuti dan Sudiro, tidak satu pun aparat desa terlihat hadir atau memberikan dukungan.

“Bahkan saat kami swadaya membangun kembali rumah Pak Sayuti dan Sudiro, tidak ada satupun aparat desa yang berkunjung,” ujar warga di hadapan Bupati.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan tajam terhadap kinerja Pemerintah Desa Mokupo. Di saat masyarakat bergerak dengan semangat kebersamaan, pemerintah desa yang seharusnya paling dekat dengan rakyat justru dinilai absen.

Kunjungan ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi seluruh jajaran pemerintah desa agar lebih responsif dan hadir di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan.