Palu – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah menyediakan sebanyak 1.000 kursi mudik gratis bagi masyarakat yang ingin pulang kampung pada momentum Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 melalui program “Berani Mudik Gratis.”

Program tersebut merupakan inisiatif pemerintah daerah untuk membantu masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa, agar dapat merayakan Hari Raya bersama keluarga di kampung halaman.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, secara resmi melepas peserta program mudik gratis tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan kemudahan transportasi bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah, Sisliandy Ponulele, mengatakan program ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Berani Lancar yang digagas pemerintah provinsi guna memperlancar mobilitas masyarakat.

“Melalui program Berani Mudik Gratis, pemerintah provinsi memfasilitasi masyarakat, pelajar atau mahasiswa yang ingin pulang ke kampung halaman mereka pada momentum Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujarnya di Palu, Kamis (5/3/2026).

Ia menjelaskan, pendaftaran program mudik gratis telah dibuka sejak 2 hingga 11 Maret 2026 oleh Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tengah.

Adapun syarat pendaftaran, peserta wajib memiliki identitas kependudukan setempat atau KTP Sulawesi Tengah. Data pendaftar nantinya akan diverifikasi dan divalidasi melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk memastikan program tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat Sulawesi Tengah.

Sementara itu, rute tujuan mudik gratis meliputi sejumlah kabupaten dan kota di wilayah Sulawesi Tengah, antara lain Poso, Tentena, Tojo Una-Una, Banggai (Luwuk), Morowali Utara, Morowali (Bungku), Toli-Toli, serta Buol.

Pemprov Sulteng berharap program ini dapat membantu masyarakat pulang kampung dengan aman dan nyaman, sekaligus mengurangi beban biaya perjalanan saat Lebaran.