Jaluko – Telah ditemukan orang meninggal berjenis Kelamin Laki – laki di kamar belakang Ruko Milik dr. Hadipranoto RT 12 Kel. Pijoan Kec. Jaluko. Mayat tersebut diketahui pertama kali oleh saksi An. Raden Hanafi.
Disampaikan oleh Kapolsek Jaluko AKP Rody Hambali, SH, “kejadian perkara kamar belakang Ruko Milik dr. Hadipranoto RT 12 Kel. Pijoan Kec. Jaluko,” ujarnya.
“Korban bernama Khairudin (Wak Udin) berumur 70 tahun sebagai penjaga ruko, suku Sunda alamat RT 12 Kel. Pijoan Kec. Jaluko,” jelas Kapolsek Senin 20 Februari 2023. Adapun saksi-saksi adalah Raden Hanafi, Zaini dan Ramli Ismail.
Berawal saksi Raden Hanafi datang kekamar korban dan memanggilnya hingga tiga kali, karena kordan tidak menyahut saksi Raden Hanafi memanggil saksi lainnya, para saksi melihat kejendela dan melihat korban terbaring dengan kaki terbujur. Kemudian para saksi memberitahukan ke Polsek Jaluko, Senin 20 Febuari 2023.
“kedatangan saya untuk mengantar uang belanja korban Rp. 150.000,- dari dr. Hadi Pranoto,” ungkap saksi Raden Hanafi.
“Korban sudah bekerja di Ruko milik dr. Hadi Pranoto Selama 4 Tahun, korban kesehariannya sering mengeluhkan sakit kepala mengkonsumsi obat merk Paramek dan Bodrek,” tambah saksi.
Kondisi pintu kamar korban dalam keadaan baik. (terkunci dari dalam). Turn ke TKP Kapolsek Jaluko AKP Rodi Hambali, SH Bersama Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Muaro Jambi Aipda Sefri Hartanto, Kanit Reskrim Polsek Jaluko Ipda Apardin, Kanit Sabhara Polsek Jaluko Aipda Gunawan, Kanit Bimas Polsek Jaluko Aipda Ahyamudin, PS. Kanit Intel Jaluko Aipda Victor, A.Md., Ka. Spk 3 Polsek Jaluko Aipda Sugianto, Unit Opsnal Reskrim Polsek Jaluko, BKTM Aipda Taupik, Lurah Kel. Pijoan Susilawati, S.Kom., Ketua RT.12 Kel. Pijoan dan saksi Raden Hanafi.
Selanjutnya mayat dibawa ke RS. Raden Mattaher untuk pemeriksaan intensif dan menghubungi pihak keluarga Mayat.
Kapolsek jaluko AKP Rody Hambali SH menyampaikan, “kondisi mayat tidak ditemukan kekerasan pisik berupa benda tajam maupun benda tumpul, kamar tempat korban tinggal dalam keadaan terkunci dari dalam,” jelasnya. (Noval)


