Batam – Dalam rangka mempersiapkan pengamanan Hari Raya Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Seligi 2026, Polresta Barelang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Lantai 2 Polresta Barelang, Senin (09/03/2026).
Rakor tersebut dipimpin oleh Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus, S.I.K., M.H., M.M., dan dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polresta Barelang, para Kapolsek jajaran atau yang mewakili, serta sejumlah instansi terkait. Hadir pula Kabid SOW Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Harry B., perwakilan Dandim 0316 Batam yaitu Danramil 02 Sekupang Kapten Inf. H. P. Siregar, Kabid Ketahanan Bakesbangpol Kota Batam Dian Hari S., perwakilan Dinas Perhubungan Kota Batam Syaddad F., serta perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam Rahardi.
Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa Operasi Ketupat Seligi 2026 akan dilaksanakan mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Operasi kepolisian terpusat ini bertujuan menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat selama arus mudik, malam takbiran, hingga pelaksanaan Sholat Idul Fitri di wilayah Kota Batam.
Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polresta Barelang akan menyiapkan sejumlah Pos Pelayanan (Posyan) di beberapa pelabuhan yang menjadi titik mobilitas masyarakat, serta Pos Pengamanan (Pospam) di lokasi pusat keramaian dan titik rawan kepadatan kendaraan.
Selain itu, dalam rakor juga dibahas berbagai potensi kerawanan yang perlu diantisipasi selama pelaksanaan operasi, seperti kemacetan lalu lintas, potensi pengumpulan massa, kemungkinan bencana alam, kecelakaan lalu lintas, hingga potensi tindak kriminalitas. Oleh karena itu, seluruh instansi terkait diharapkan meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan di lapangan.
Terkait rencana pelaksanaan pawai malam takbiran, Wakapolresta Barelang menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih menunggu konsep pelaksanaan dari Pemerintah Kota Batam, termasuk penentuan titik start, rute perjalanan, hingga lokasi finish kegiatan. Pengaturan yang matang dinilai penting guna mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas dari kendaraan peserta pawai maupun masyarakat yang ikut mengiringi kegiatan tersebut.
Sementara itu, pada pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri, pengamanan juga akan difokuskan di masjid dan lapangan yang menjadi lokasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri. Dalam kegiatan tersebut, Polresta Barelang juga akan melibatkan unsur masyarakat seperti Pramuka dan organisasi kemasyarakatan (ormas) guna membantu menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Wakapolresta Barelang AKBP Fadli Agus menegaskan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan langkah penting untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam mendukung keberhasilan Operasi Ketupat Seligi 2026.
“Melalui rapat koordinasi lintas sektoral ini, kami berharap seluruh instansi dapat memperkuat sinergi dan komunikasi guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode mudik dan perayaan Idul Fitri. Dengan koordinasi yang baik, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh instansi agar memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung serta segera menyampaikan hasil rapat kepada pimpinan masing-masing. Selain itu, setiap instansi diminta menunjuk petugas yang bertanggung jawab guna memudahkan koordinasi di lapangan.
Selama kegiatan rapat koordinasi berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif, serta diharapkan mampu memperkuat kesiapan seluruh pihak dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 di wilayah hukum Polresta Barelang.
Humas Polresta Barelang


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.