Palu – Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah, termasuk pimpinan dan jajaran pejabat Kementerian Agama Kota Palu, mengikuti kegiatan Asesmen Penilaian Kompetensi yang digelar di Aula Kanwil Kemenag Sulteng pada 10–12 Maret 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan potensi dan kapasitas pegawai secara objektif guna meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung tata kelola pemerintahan yang modern dan kompetitif.
Asesmen yang dibuka secara daring oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kemenag RI, Muhammad Zain, diikuti oleh 56 peserta dari berbagai unit kerja di Sulawesi Tengah. Peserta terdiri dari 10 pejabat administrator, 23 pejabat pengawas, 12 pejabat pelaksana, serta 11 pejabat fungsional.
Kepala Kantor Kemenag Kota Palu, Ahmad Hasni, turut hadir bersama para pejabat eselon IV dan sejumlah ASN pemangku Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) dalam rangkaian kegiatan asesmen tersebut.
Melalui asesmen yang terstruktur ini, diharapkan pengembangan karier aparatur dapat berjalan sesuai dengan kualifikasi, rekam jejak kinerja, serta kebutuhan organisasi. Hal ini menjadi langkah penting dalam memastikan birokrasi mampu bekerja lebih efektif dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah, Junaidin, menegaskan bahwa jabatan dalam birokrasi bukanlah sekadar posisi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan dalam birokrasi bukanlah hak, melainkan amanah dan bentuk kepercayaan pimpinan yang diberikan berdasarkan kebutuhan organisasi,” tegasnya.
Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses asesmen dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai sarana evaluasi diri untuk meningkatkan kapasitas serta profesionalitas sebagai aparatur.
Asesmen kompetensi yang berlangsung selama tiga hari ini diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi Kementerian Agama dalam membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik di masa depan.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.