Batu Bara | Titahnews.com – Personel Polairud Tanjung Tiram berhasil mengevakuasi puluhan penumpang kapal nelayan yang mengalami kerusakan mesin di perairan Pulau Salah Namo, Kabupaten Batu Bara, Senin (24/3/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, saat petugas menerima laporan adanya kapal nelayan yang mengalami kerusakan mesin dalam perjalanan menuju Pulau Salah Namo. Kerusakan itu menyebabkan air laut masuk ke dalam kapal hingga akhirnya karam, sehingga para penumpang terpaksa menyelamatkan diri ke pesisir pulau.
Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 18.00 WIB, personel Polairud Tanjung Tiram segera bergerak menuju lokasi dengan menggunakan dua unit kapal milik nelayan setempat. Setibanya di lokasi, petugas mendapati kapal dalam kondisi karam, sementara seluruh penumpang telah berada di pesisir pantai dalam keadaan selamat.
Proses evakuasi dilakukan sekitar pukul 20.30 WIB menggunakan dua unit kapal nelayan. Setelah menempuh perjalanan laut cukup panjang, seluruh penumpang akhirnya tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanjung Tiram pada pukul 02.30 WIB dini hari.
Kedatangan para penumpang disambut oleh unsur Forkopimda Kabupaten Batu Bara, di antaranya Bupati Batu Bara, Kapolres Batu Bara, perwakilan Danlanal Tanjung Tiram, pejabat utama Polres Batu Bara, serta personel Polsek Labuhan Ruku. Para penumpang kemudian mendapatkan bantuan berupa makanan, minuman, serta upah-upah sebagai bentuk kepedulian.
Diketahui, jumlah penumpang yang dievakuasi sebanyak 64 orang, terdiri dari dua rombongan wisatawan asal Medan dan Pekanbaru, serta dua orang anak buah kapal (ABK). Seluruhnya dipastikan dalam kondisi sehat dan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Setelah dilakukan pendataan, para penumpang dipulangkan ke daerah masing-masing menggunakan bus yang disediakan Pemerintah Kabupaten Batu Bara maupun kendaraan pribadi.
Sementara itu, dua ABK kapal telah dimintai keterangan oleh Sat Reskrim Polres Batu Bara untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
Polres Batu Bara mengimbau masyarakat, khususnya yang hendak melakukan perjalanan wisata laut, agar memastikan kondisi kapal dalam keadaan layak berlayar serta selalu mengutamakan keselamatan guna mencegah kejadian serupa.
Dengan respons cepat dan sinergi antarinstansi, seluruh penumpang berhasil diselamatkan tanpa adanya korban jiwa.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.