TITAHNEWS.COM SULTENG | Tolitoli, 12 Desember 2025 — Pemerintah Kabupaten Tolitoli kembali mengintensifkan upaya penataan kawasan pesisir melalui kegiatan Jumat Bhakti yang digelar di area Terminal Susumbolan sejak pukul 07.00 WITA. Aksi bersih-bersih ini berfokus pada pengangkutan puing-puing bangunan lama yang selama ini menghambat penataan ruang dan estetika kawasan pesisir Baolan.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tolitoli, H. Amran H. Yahya, yang menegaskan bahwa pembersihan ini merupakan bagian dari rencana besar pemerintah untuk merevitalisasi Susumbolan menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) sekaligus ruang rekreasi publik yang representatif bagi masyarakat.
“Kami ingin menghadirkan kawasan pesisir yang lebih aman, tertata, dan bernilai sosial. Susumbolan ke depan bukan hanya tempat aktivitas ekonomi, tetapi juga ruang interaksi masyarakat yang nyaman dan ramah keluarga,” ujar Bupati H.Amran.
Aksi Jumat Bhakti turut melibatkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perangkat pemerintah kecamatan dan kelurahan. Hadir mendampingi Bupati:
Ketua DPRD Tolitoli, Hajja Sriyanti Daeng Parebba
Dandim 1305/BT, Letkol Inf Aryanto Rolando, S.I.P.
Wakapolres Tolitoli, Kompol Alfius Parangi, S.H.
Plt. Kadis Perhubungan Tolitoli
Camat Baolan, Andi Irmayanti, S.STP., M.Si
Danramil 1305-01 Baolan, Kapten Inf Eko Wahyudi
Lurah Baolan, Mohammad Amin, S.E.
Ketua RW dan RT 1–12 Kelurahan Baolan
Personel dari Polres Tolitoli, Polsek Baolan, Kodim 1305/BT, Koramil Baolan, Dishub Tolitoli, serta ratusan warga turut ambil bagian dalam membersihkan pesisir.
Pembersihan puing-puing merupakan langkah awal dari proses transformasi Susumbolan menjadi RTH sekaligus ruang publik terbuka. Pengembangan RTH di wilayah pesisir membawa beberapa manfaat strategis, antara lain:
Mengurangi risiko abrasi dan dampak gelombang tinggi
Meningkatkan kualitas udara dan kenyamanan mikroklimat
Menyediakan ruang interaksi sosial yang inklusif
Memperkuat identitas kota berbasis pesisir
Pemerintah daerah menargetkan kawasan ini menjadi destinasi rekreasi yang ramah keluarga, mendukung kegiatan sosial budaya, serta meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.
(Mustajab)





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.