ANAMBAS – Peran kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kehidupan warga. Hal inilah yang ditunjukkan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Jemaja, Polres Kepulauan Anambas, melalui kegiatan bakti sosial membantu perbaikan rumah warga di Desa Genting Pulur, Kecamatan Jemaja Timur, Senin (5/1/2026).
Kegiatan bakti sosial tersebut difokuskan pada perbaikan rumah milik Azizah (70), warga lanjut usia yang rumahnya mengalami kerusakan pada tiang pondasi sehingga berpotensi membahayakan keselamatan.
Sejak pagi hari, Bhabinkamtibmas bersama perangkat desa dan warga setempat bergotong royong mengganti tujuh batang tiang kayu pondasi rumah yang sudah lapuk. Suasana kebersamaan tampak hangat, tanpa sekat formalitas, mencerminkan nilai gotong royong yang masih kuat di tengah masyarakat kepulauan.
Di wilayah kepulauan dengan tantangan geografis yang tidak ringan, kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), tetapi juga sebagai penghubung yang mempererat kedekatan Polri dengan warga. Aksi nyata ini menjadi bukti bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai aparat, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga masyarakat.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., melalui Kapolsek Jemaja, AKP Aang Setiawan, S.H., menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk senantiasa hadir dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Bhabinkamtibmas kami dorong untuk tidak hanya menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga peka terhadap kondisi sosial warga di wilayah binaannya,” ujar AKP Aang Setiawan.
Rasa syukur dan terima kasih pun disampaikan oleh warga setempat. Salah seorang warga mengungkapkan bahwa kehadiran polisi memberikan rasa aman dan kepedulian yang nyata.
“Kami merasa tidak sendiri. Polisi datang bukan hanya sebagai petugas, tetapi dengan ketulusan untuk membantu kami yang sedang membutuhkan,” tuturnya.
Kegiatan bakti sosial ini menjadi simbol nyata kehadiran Polri yang humanis. Selain meringankan beban warga, aksi tersebut juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, khususnya di wilayah Kepulauan Anambas.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. Aksi sederhana namun bermakna ini menjadi pengingat bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata pengabdian dan kepedulian.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.