BATAM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Barelang, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) Kurikulum Pendidikan Lalu Lintas bagi para guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kota Batam. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia sekolah.
ToT hari kedua ini dilaksanakan di Gedung Gurindam Kantor Dinas Pendidikan Kota Batam, pada hari Kamis, 6 November 2025, berlangsung dari pukul 08.30 hingga 16.30 WIB, dan dihadiri oleh para guru pendidik SD Negeri se-Kota Batam.
Tujuan dan Peserta Utama
Acara penting ini dihadiri oleh sejumlah pejabat kunci, di antaranya:
- Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Kota Batam, Bapak Yusal, S.Pd., M.M.
- Kepala Bidang Kurikulum Disdik Kota Batam, Bapak Happy Wijan E, S.Pd.
- Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, S.I.K., M.H.
- Kanit Kamsel Satlantas Polresta Barelang, Ipda Muhammad Zikri, S.H., M.H.
- Serta Tim Instruktur ToT Satlantas Polresta Barelang.
Tujuan utama kegiatan ToT ini adalah untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para guru mengenai kurikulum pendidikan lalu lintas yang telah disusun. Materi yang disampaikan berfokus pada pengenalan dasar tentang keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), serta upaya pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
Investasi Keselamatan untuk Generasi Muda
Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol Afiditya Arief Wibowo, menegaskan bahwa pendidikan lalu lintas sejak tingkat dasar adalah strategi preventif yang krusial dalam upaya penanganan keselamatan lalu lintas.
“Pembinaan sejak dini kepada pelajar adalah investasi keselamatan. Dengan guru-guru yang memahami kurikulum ini, kita berharap dapat mewujudkan generasi yang tertib berlalu lintas dan menurunnya angka kecelakaan yang melibatkan pelajar di wilayah Kota Batam,” ujar Kompol Afiditya.
Kegiatan ToT ini berhasil menyampaikan materi pembelajaran pendidikan lalu lintas kepada pengajar SD Negeri se-Kota Batam, yang diharapkan dapat segera diimplementasikan secara efektif di lingkungan sekolah masing-masing.
Kolaborasi nyata antara Polri dan Dinas Pendidikan Kota Batam ini sekaligus menjadi contoh penerapan Strategi Presisi Polri dalam melakukan upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat. Satlantas Polresta Barelang berharap ToT ini dapat mewujudkan program “zero accident” yang melibatkan pelajar dalam kecelakaan lalu lintas, serta menjadi langkah preventif pembentukan karakter disiplin sejak usia sekolah di Batam.
Sumber : Humas Polresta Barelang

