Batam | Satlantas Polresta Barelang secara resmi meluncurkan Kurikulum Pendidikan Lalu Lintas dan Pojok Lalu Lintas tingkat SD–SMP se-Kota Batam. Kegiatan ini dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan digelar di Ballroom Hotel Harris Batam Center, Rabu (17/12/2025).

Launching tersebut dihadiri sekitar 250 peserta dari unsur pemerintah, kepolisian, tenaga pendidik, serta pelajar. Hadir langsung Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Wali Kota Batam Dr. Amsakar Achmad, S.Sos., M.Si., Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K., Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Candra, Pejabat Utama Polda Kepri, serta para kepala sekolah SD dan SMP se-Kota Batam.

Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, foto bersama, tari persembahan, pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, serta penampilan Polisi Cilik (Pocil) Satlantas Polresta Barelang. Kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video selayang pandang Kurikulum Pendidikan Lalu Lintas yang telah disusun secara sistematis dan disesuaikan dengan karakteristik pelajar di Kota Batam.

Kasatlantas Polresta Barelang Kompol Afiditya Arief Wibowo, S.I.K., M.H., dalam laporan ketua panitia menyampaikan bahwa pendidikan lalu lintas sejak dini merupakan langkah strategis untuk mencegah kecelakaan. Ia mengungkapkan, meski angka kecelakaan lalu lintas di Kota Batam dalam tiga tahun terakhir cenderung meningkat, namun fatalitas korban meninggal dunia berhasil ditekan hingga 59 persen berkat kolaborasi lima pilar keselamatan lalu lintas.

Sementara itu, Wali Kota Batam Dr. Amsakar Achmad mengapresiasi inisiatif Polresta Barelang yang dinilainya visioner dan sangat relevan dengan pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, kurikulum ini tidak hanya mengajarkan aturan lalu lintas, tetapi juga nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan ketertiban sosial.

Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol Asep Safrudin dalam sambutannya menegaskan bahwa budaya tertib berlalu lintas merupakan cerminan peradaban masyarakat. Ia menilai Batam sebagai kota yang berkembang menuju kota internasional perlu menanamkan nilai-nilai kedisiplinan sejak pendidikan dasar.

Sebagai bentuk komitmen bersama, dilakukan penandatanganan prasasti Kurikulum Pendidikan Lalu Lintas dan Pojok Lalu Lintas SD–SMP se-Kota Batam oleh Kapolda Kepri, Dirlantas Polda Kepri, Wali Kota Batam, dan Kapolresta Barelang. Kegiatan juga diisi dengan penandatanganan MoU serta penyerahan buku pendidikan lalu lintas secara simbolis.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Zaenal Arifin menegaskan komitmen Polresta Barelang dalam mendukung upaya edukatif dan preventif keselamatan berlalu lintas. “Ini merupakan investasi jangka panjang untuk keselamatan generasi muda. Kami berharap sinergi lintas sektor terus terjaga,” ujarnya.

Kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan berlangsung aman, tertib, serta lancar. Program ini diharapkan dapat diimplementasikan secara berkelanjutan di seluruh SD dan SMP se-Kota Batam guna membentuk generasi yang sadar, tertib, dan berbudaya dalam berlalu lintas.