Boyolali — Pengerjaan sasaran fisik program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 oleh Kodim 0724/Boyolali di Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, berlangsung penuh semangat gotong royong, Sabtu (01/03/2026).
Tidak hanya anggota Satgas dan kaum bapak, keterlibatan aktif masyarakat, khususnya kaum ibu, menjadi warna tersendiri dalam proses pengecoran jalan desa tersebut.
Kehadiran kaum ibu di lokasi TMMD menunjukkan tingginya antusiasme warga dalam mendukung pembangunan desa. Setelah menyelesaikan pekerjaan rumah, mereka turun langsung membantu melangsir pasir dan koral sebagai bahan utama pengecoran jalan guna mempercepat penyelesaian pekerjaan.
Salah seorang warga, Ibu Yati (52), mengungkapkan bahwa pembangunan jalan tersebut telah lama dinantikan masyarakat. Jalan penghubung yang sebelumnya rusak dinilai menghambat aktivitas warga, sehingga kehadiran program TMMD membawa harapan besar bagi peningkatan akses dan mobilitas.
“Ini sudah lama kami harapkan. Kalau jalannya bagus, aktivitas warga jadi lebih lancar,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan kaum ibu merupakan bentuk kesadaran bahwa pembangunan desa adalah tanggung jawab bersama. Ia bersama warga lainnya sepakat membantu Satgas TMMD agar proses pengecoran jalan dapat selesai lebih cepat dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, S.E., melalui Pasi Teritorial Kapten Inf Nasoha menegaskan bahwa program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Karena itu, pelaksanaan kegiatan selalu melibatkan masyarakat sebagai mitra utama pembangunan.
Ia juga memberikan apresiasi atas semangat gotong royong warga, terutama kaum ibu yang turut ambil bagian dalam pekerjaan fisik pengecoran jalan. Partisipasi tersebut menjadi bukti bahwa keberhasilan TMMD tidak lepas dari dukungan dan kebersamaan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, pembangunan jalan di Desa Mliwis diharapkan selesai tepat waktu dan membawa manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan serta aktivitas ekonomi warga setempat.
(Agus Kemplu)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.