Tolitoli, 12 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Tolitoli bersama Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia dan Tim Ekspedisi Kawasan Transmigrasi (KT) Basidondo menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Pengembangan Kawasan Transmigrasi Basidondo yang Berkelanjutan Berbasis Evaluasi Infrastruktur Dasar dan Desain Komoditas Unggulan”, Rabu (12/11/2025), bertempat di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Tolitoli.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, akademisi, serta sejumlah pihak terkait yang memiliki perhatian terhadap pembangunan kawasan transmigrasi di Kabupaten Tolitoli.

Tampak hadir mewakili Kapolres Tolitoli Wakapolres Kompol Alfius Parangi, S.H.; mewakili Dandim 1305/BT, Pasintel Kodim 1305/BT Kapten Inf Roy Kalalembang; mewakili Komandan Lanal Tolitoli, Pasintel Kapten Laut (E) Mardin; serta mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Tolitoli, Kasipidum Imran Adiguna, S.H., M.H.

FGD ini secara resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tolitoli, Mohamad Dzikron, S.H., M.Si., yang membacakan sambutan tertulis Bupati Tolitoli.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kementerian Transmigrasi RI, Tim Ekspedisi Kawasan Transmigrasi (KT) Basidondo, serta mitra kerja seperti Universitas Diponegoro, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Mujahidin Tolitoli, dan pihak swasta yang telah turut mendukung upaya pengembangan kawasan transmigrasi di Kabupaten Tolitoli

Ia menegaskan bahwa Kawasan Transmigrasi Basidondo memiliki potensi besar menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis masyarakat dan potensi lokal. Kawasan ini mencerminkan sinergi antara masyarakat transmigran dan masyarakat lokal yang menjunjung tinggi semangat gotong royong, kemandirian, dan ketahanan sosial ekonomi.

Dalam kegiatan tersebut hadir pula Dr. Syarifuddin Ende, S.P., M.Si. dari STIP Mujahidin Tolitoli sebagai narasumber utama. Turut hadir Tim Ekspedisi Patriot Transmigrasi 2025, perwakilan dari Dinas Transmigrasi Kabupaten Tolitoli, Kepala Cabang Bank Mandiri Tolitoli, serta Direktur PT Citra Mulya Perkasa (CMP).

FGD ini menjadi forum strategis bagi Kementerian Transmigrasi RI dan Tim Ekspedisi KT Basidondo untuk memetakan kondisi lapangan secara faktual, mengevaluasi keberlanjutan infrastruktur dasar, serta menyusun arah kebijakan pengembangan ekonomi masyarakat transmigrasi berbasis potensi lokal di kawasan Basidondo.

Selain itu, tim juga memaparkan hasil kajian awal terkait rencana pengembangan komoditas unggulan pertanian, perkebunan, dan perikanan, yang dinilai mampu mendorong kemandirian ekonomi di kawasan transmigrasi tersebut.

Menutup sambutannya, Bupati berharap agar seluruh peserta FGD dapat aktif memberikan ide, masukan, dan solusi nyata bagi kemajuan Basidondo dan Kabupaten Tolitoli.

“Mari kita bangun kebersamaan untuk transmigrasi yang penuh harapan. Dengan semangat gotong royong, Basidondo harus menjadi wajah baru kemajuan dan kemandirian ekonomi masyarakat Tolitoli,” ujarnya disertai pantun penutup:

>“Nyiur melambai di tepi rantai,
Perahu nelayan berlayar perlahan.
Bersatu padu membangun negeri damai,
Basidondo maju, Tolitoli gemilang di masa depan.”

Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Tolitoli resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Tim Ekspedisi Kawasan Transmigrasi Basidondo Tahun 2025.

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan FGD masih terus berlanjut dengan rangkaian diskusi dan presentasi dari para narasumber dan peserta. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi pemaparan dan dialog interaktif yang membahas langkah-langkah konkret dalam memperkuat keberlanjutan pembangunan kawasan transmigrasi Basidondo.