Batam – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polresta Barelang atas kinerja dan berbagai terobosan yang dilakukan sepanjang tahun 2025. Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Rilis Akhir Tahun 2025 Polresta Barelang yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, di Mapolresta Barelang, Selasa (30/12/2025).
Amsakar menilai kinerja Polresta Barelang memberikan dampak nyata terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Batam. Ia menyebut sejumlah indikator menunjukkan hasil positif, mulai dari kondisi kamtibmas yang relatif terkendali hingga tingkat pengungkapan dan penyelesaian kasus kriminalitas.
“Kalau kita melihat dari kacamata pemerintah daerah, kinerja Polresta Barelang sangat baik. Indikatornya jelas, mulai dari situasi kamtibmas yang relatif terkendali, tingkat kriminalitas yang berhasil diungkap dan diselesaikan, hingga berbagai terobosan yang dilakukan,” ujar Amsakar.
Ia juga menyoroti masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Batam. Meski demikian, Amsakar mengapresiasi langkah inovatif Polresta Barelang yang memasukkan edukasi tertib berlalu lintas sebagai kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
“Dengan tingginya kasus kecelakaan lalu lintas di Batam, Alhamdulillah Polresta Barelang memiliki terobosan dengan memasukkan pemahaman tertib berlalu lintas sebagai ekstrakurikuler di sekolah. Ini langkah strategis untuk membangun budaya disiplin sejak usia dini,” jelasnya.
Menurut Amsakar, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi yang terjalin antara Polresta Barelang, Pemerintah Kota Batam, unsur Forkopimda, serta dukungan masyarakat.
Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono dalam paparannya menyampaikan sejumlah capaian kinerja sepanjang tahun 2025. Ia menjelaskan, Polresta Barelang berhasil mengungkap 98 kasus tindak pidana, dengan 75 kasus di antaranya telah diselesaikan. Dari kasus tersebut, sebanyak 134 orang ditetapkan sebagai tersangka.
Di bidang lalu lintas, tercatat 1.043 kasus kecelakaan sepanjang tahun 2025, dengan rincian 33 orang meninggal dunia, 151 orang luka berat, dan 1.157 orang luka ringan.
“Kami akan terus melakukan langkah antisipatif dan preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Batam,” tegas Anggoro.
Selain itu, jumlah pelanggaran lalu lintas sepanjang 2025 mencapai 15.582 kasus. Kapolresta menegaskan komitmen jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Rangkaian kegiatan rilis akhir tahun ditutup dengan pemusnahan barang bukti knalpot tidak sesuai spesifikasi teknissebagai wujud komitmen Polresta Barelang dalam penegakan hukum dan menciptakan lingkungan berlalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif di Kota Batam.
(Yogi Septiyan)





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.