Jakarta — Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R bersama Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Donny Ermawan menghadiri rapat kerja tertutup dengan Komisi I DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks MPR/DPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (10/2/2026). Rapat tersebut membahas sejumlah isu strategis terkait penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) serta kebijakan pertahanan nasional.

Turut mendampingi dalam rapat tersebut Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma, serta Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsdya TNI Tedi Rizalihadi.

Usai rapat, Wakil Menteri Pertahanan RI menjelaskan kepada awak media bahwa salah satu pembahasan utama adalah terkait hibah kapal dari pemerintah Jepang. Menurutnya, pemerintah bersama DPR RI telah mencapai kesepakatan untuk menerima hibah tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan kemampuan pertahanan maritim Indonesia.

“Pada intinya pemerintah dan DPR setuju untuk menerima hibah kapal dari pemerintah Jepang tersebut,” ujar Wamenhan RI.

Selain itu, Wakil Panglima TNI juga menanggapi pertanyaan media mengenai kemungkinan pengiriman pasukan TNI ke Gaza. Ia menegaskan bahwa TNI pada prinsipnya siap melaksanakan tugas apabila dibutuhkan sesuai kebijakan pemerintah.

“Pada prinsipnya TNI siap, berapa pun yang dibutuhkan,” kata Wapang TNI.

Melalui forum rapat kerja ini, TNI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pertahanan negara, menjaga kedaulatan wilayah nasional, serta berperan aktif dalam mendukung upaya perdamaian dunia sesuai amanat konstitusi dan kebijakan pemerintah.

(Puspen TNI)