JAKARTA – TNI mengerahkan sejumlah alat utama sistem senjata (alutsista) untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).
Dalam operasi gabungan tersebut, TNI Angkatan Laut mengerahkan KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Nala-363, KRI Pulau Fani-732, KRI Canopus-936 dan KAL Kumai II-13-51. Pencarian juga didukung pesawat CN-235 MPA P-8301 serta helikopter AS 365 N3+ dan Panther untuk melakukan pemantauan dari udara.
Unsur TNI AL bersama Kantor SAR Banjarmasin, KSOP, Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Distrik Navigasi, Pelindo dan sejumlah instansi terkait melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Operasi diarahkan untuk memperluas area pencarian sekaligus mempercepat proses evakuasi korban.
Data sementara mencatat KM Virgo Transport 8 membawa 240 orang, terdiri atas 210 penumpang dan 30 kru. Dari jumlah tersebut, 113 orang telah berhasil dievakuasi oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi. Sebanyak 107 orang dilaporkan selamat, sementara enam lainnya meninggal dunia.
Pencarian terhadap korban yang belum ditemukan masih berlangsung. TNI bersama seluruh unsur SAR gabungan terus mengoptimalkan pengerahan personel, kapal dan pesawat hingga seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.