Melawi – TNI memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, dengan mengintensifkan penyuluhan kepada masyarakat di 11 kecamatan. Kegiatan yang berlangsung Rabu (9/9/2026) itu menyasar 169 desa sebagai bagian dari upaya menekan potensi kebakaran sejak dini.

Tim Penyuluh Karhutla Wilayah Melawi dipimpin Brigjen TNI Luqman Arief. Bersama tim, ia melakukan konsolidasi dan penyuluhan di sejumlah wilayah yang terdampak karhutla, di antaranya Desa Batu Nanta, Batu Buil, Laman Bukit, Nanga Manunuk, dan Nanga Tikan.

Di wilayah lain, Brigjen TNI (Mar) Tri Haryanto selaku Wakil Ketua Tim Penyuluh Karhutla Wilayah Melawi bersama Bupati Melawi dan unsur Forkopimda turun langsung ke Kecamatan Pinoh Selatan, Sayan, dan Tanah Pinoh Barat untuk memperkuat langkah pencegahan dan penanganan karhutla.

Sebanyak 11 tim penyuluh dikerahkan untuk menjangkau masyarakat di berbagai kecamatan. Edukasi melibatkan pemerintah daerah, Koramil, pemerintah desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga agar pencegahan karhutla dilakukan secara bersama-sama.

Dari pemantauan di lapangan, tim menemukan sejumlah kendala, terutama keterbatasan peralatan pemadam, sarana pendukung di tingkat kecamatan dan desa, serta akses menuju beberapa lokasi yang sulit dijangkau. TNI menegaskan dukungan terhadap upaya pencegahan karhutla akan terus diperkuat melalui penyuluhan, koordinasi lintas sektor, dan pelibatan masyarakat.