Batam – Penyidik Polresta Barelang masih mengusut bentrokan antarkelompok yang terjadi di kawasan Setokok, Jembatan III Barelang, Batam, dan menewaskan dua orang. Hingga Selasa (15/9/2026), enam orang telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono mengatakan, salah satu orang yang diamankan diduga berkaitan dengan penggunaan senapan angin saat bentrokan berlangsung. Polisi masih mendalami keterangan para pihak serta bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

Penyidik belum menetapkan seluruh orang yang diamankan sebagai tersangka. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan siapa yang terlibat langsung dalam bentrokan, termasuk mengungkap peran orang yang diduga melepaskan tembakan.

Peristiwa tersebut mengakibatkan dua pria, HE (Heri) dan ED (Edi), meninggal dunia. Keduanya mengalami luka serius pada bagian tubuh dan kemudian dinyatakan meninggal. Selain korban jiwa, sejumlah orang lainnya juga mengalami luka dan mendapat penanganan medis di beberapa rumah sakit di Batam.

Polisi memastikan penyelidikan masih berjalan. Pengembangan perkara dilakukan untuk mengungkap kronologi secara utuh, mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab, serta memastikan motif dan latar belakang bentrokan yang disebut berkaitan dengan persoalan sengketa lahan tersebut. Kepolisian juga menegaskan perkara ini tidak diarahkan sebagai konflik suku, agama, ras, dan antargolongan.