BATAM – Wajah Kota Batam bakal berubah lebih kental dengan sentuhan Melayu menjelang Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Pemko Batam mengajak masyarakat, instansi pemerintah hingga pelaku usaha ikut menyemarakkan momentum tersebut.
Ajakan itu tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Batam Nomor 46 Tahun 2026. Pemko mendorong penggunaan busana Melayu sekaligus pemasangan berbagai atribut peringatan di ruang publik dan lingkungan kerja.
Mulai 21 hingga 26 September 2026, pegawai Pemko, instansi vertikal, BUMN, BUMD dan sektor swasta diimbau mengenakan baju kurung Melayu. Sementara itu, baliho, spanduk dan umbul-umbul ucapan HUT Kepri diminta menghiasi sejumlah lokasi hingga 30 September 2026.
Puncak kegiatan di Batam akan berlangsung melalui upacara Hari Jadi ke-24 Kepri di Dataran Engku Putri, Kantor Wali Kota Batam, Kamis (24/9/2026) pukul 07.30 WIB. Peserta diwajibkan mengenakan baju kurung Melayu lengkap, dengan peserta laki-laki menggunakan tanjak.
Kepala Diskominfo Batam Rudi Panjaitan mengatakan, edaran tersebut memuat empat poin utama, yakni busana Melayu, pemasangan atribut dan ornamen, pelaksanaan upacara, serta penggunaan materi dan logo resmi Hari Jadi Kepri. Keterlibatan berbagai elemen diharapkan membuat perayaan semakin semarak sekaligus menguatkan identitas Melayu di Batam.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.