Poldasu | Titahnews.com
Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) bersama jajaran mengungkap 42 kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) di sejumlah wilayah hukum Sumatera Utara, Jumat (2/10/2026). Dalam pengungkapan tersebut, sebanyak 44 tersangka diamankan.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan bahwa dari total 42 kasus yang diungkap, terdapat tiga kasus curas dengan empat tersangka serta 39 kasus curat dengan 40 tersangka.
“Secara keseluruhan, sebanyak 42 kasus berhasil diungkap dengan 44 tersangka,” ujar Ferry di Medan, Sabtu (3/10/2026).
Menurutnya, pengungkapan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menindak berbagai tindak pidana yang meresahkan warga.
Selain melakukan penegakan hukum, Polda Sumut bersama polres jajaran juga meningkatkan patroli di sejumlah wilayah sebagai langkah pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas.
“Patroli terus diintensifkan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, khususnya tindak pidana curas, curat, dan curanmor. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak pidana sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” katanya.
Polres Binjai Ungkap Pencurian di Toko
Salah satu pengungkapan kasus curat dilakukan Satreskrim Polres Binjai dengan mengamankan dua pria berinisial MS (39) dan FRS (37).
Keduanya ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan atas kasus pencurian di sebuah toko di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp157,65 juta.
Sejumlah barang dilaporkan hilang, di antaranya sepatu, pakaian, printer, stabilizer, televisi, perangkat pendingin ruangan, baterai genset, mesin pompa air, dan DVR.
MS diamankan pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Samanhudi, Kelurahan Satria. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, MS mengakui keterlibatannya dan menyebut FRS sebagai rekannya.
Petugas kemudian melakukan pengembangan dan menangkap FRS sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Bintara, Kelurahan Satria.
Polsek Binjai Kota Amankan Terduga Pelaku
Dalam kasus curat lainnya, Polsek Binjai Kota mengamankan seorang pria berinisial MC alias IRUM (40). Polisi turut menyita satu unit laptop Asus beserta pengisi daya dan tas ransel laptop.
Tersangka diduga terlibat dalam pencurian di sebuah rumah di Jalan Pande Dingin, Kelurahan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, yang terjadi pada 24 September 2026.
Dalam peristiwa tersebut, korban kehilangan satu unit laptop dan sebuah jam tangan dengan total kerugian sekitar Rp4,5 juta.
Pembobolan Sekolah di Tapanuli Tengah Terungkap
Sementara itu, Satreskrim Polres Tapanuli Tengah mengungkap kasus pembobolan SMP Swasta HKBP Poriaha, Kelurahan Tapian Nauli II, Kecamatan Tapian Nauli.
Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan BP alias Hutu (36) dan menyita lima unit Chromebook Zyrex M432 yang diduga merupakan bagian dari barang hasil pencurian.
Kasus itu terungkap setelah sembilan unit Chromebook milik sekolah dilaporkan hilang dari ruang kepala sekolah. Akibat kejadian tersebut, pihak sekolah mengalami kerugian materiil sekitar Rp38,2 juta.
Ferry mengatakan pengungkapan berbagai kasus tersebut menunjukkan komitmen Polda Sumut dan jajaran dalam menindak tindak pidana serta mencegah gangguan kamtibmas.
“Polda Sumut bersama seluruh jajaran akan terus melakukan langkah penegakan hukum secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku. Upaya tersebut juga dibarengi dengan kegiatan preventif melalui patroli dan kehadiran personel di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya tindak pidana.
“Partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Jika menemukan atau mengetahui adanya tindak pidana, segera laporkan kepada kepolisian sehingga dapat ditindaklanjuti,” tutup Ferry.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.