JAKARTA, titahnews.com – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), H Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd., mendatangi Kementerian PPN/Bappenas RI untuk memperjuangkan dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di daerahnya, Rabu (7/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Teddy membawa sejumlah usulan prioritas, mulai dari peningkatan jalan nasional dan kabupaten, penguatan tebing Sungai Ogan, rehabilitasi jembatan terdampak banjir, penyediaan air bersih hingga pembangunan infrastruktur pengendalian banjir. Rombongan diterima Direktur Pembangunan Indonesia Barat pada Kedeputian Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Dr. rer. nat. Jayadi, S.Si., M.S.E., M.A.
Salah satu usulan yang disampaikan ialah pelebaran ruas Simpang Sukajadi–Tugu Batukuning, perbaikan ruas Pusar–Tugu Batukuning, serta peningkatan ruas Kurup–Batukuning yang menghubungkan Jalan Lintas Tengah Sumatera dengan jalur Baturaja–Prabumulih. Pemkab OKU juga mengusulkan peningkatan sejumlah jalan kabupaten untuk memperkuat konektivitas antarkawasan, termasuk akses menuju objek wisata Air Terjun Kambas dan Air Panas Gemuhak.
Selain akses jalan, Pemkab OKU mendorong penguatan tebing Sungai Ogan, rehabilitasi 10 jembatan gantung yang terdampak banjir 2024, serta peningkatan layanan air bersih melalui pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) berkapasitas 60 liter per detik untuk SPAM IKK Sekarjaya dan penambahan kapasitas 50 liter per detik pada SPAM IKK Tanjung Baru. Usulan lainnya meliputi pembangunan hutan kota di Baturaja Timur, flyover Pasar Tampel, dan kolam retensi untuk membantu mengatasi banjir.
Teddy mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memperjuangkan pemerataan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, kondisi jalan masih menjadi pekerjaan besar karena hampir sepertiga ruas jalan di OKU mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi. “Salah satu visi misi Sayangi OKU adalah tersedianya infrastruktur yang memadai,” ujarnya.
Ia menegaskan, perbaikan infrastruktur tidak hanya menyangkut kondisi jalan dan jembatan, tetapi juga kelancaran mobilitas serta pertumbuhan ekonomi masyarakat. Jalan Lintas Tengah Sumatera yang melintasi OKU, katanya, masih menjadi jalur penting penghubung wilayah Lampung hingga Aceh meskipun sebagian perjalanan telah beralih ke jalan tol. Pemkab OKU berharap usulan yang disampaikan kepada Bappenas mendapat perhatian pemerintah pusat sehingga pembangunan dan peningkatan pelayanan dasar dapat dipercepat hingga ke wilayah pelosok.
(Agung)


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.