Medan | Titahnews.com –
Kepolisian Daerah Sumatera Utara melalui Satuan Tugas (Satgas) Preemtif Operasi Patuh Toba 2026 menggelar edukasi keselamatan berlalu lintas kepada para pengemudi truk PT Fajar Buana di Jalan HM Joni Nomor 53, Medan, Minggu (8/11/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kasatgas Preemtif Operasi Patuh Toba 2026, Kompol H. Matondang, S.H., M.H., tersebut bertujuan meningkatkan disiplin pengemudi kendaraan angkutan barang sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumatera Utara.
Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan pemahaman tentang pentingnya mengutamakan keselamatan daripada kecepatan saat berkendara. Para pengemudi juga diingatkan agar selalu menjaga konsentrasi, memastikan kondisi kesehatan tetap prima, serta melengkapi surat-surat kendaraan dan identitas diri sebelum melakukan perjalanan.
Selain memberikan edukasi secara langsung, petugas turut membagikan brosur Operasi Patuh Toba 2026 yang berisi berbagai pesan keselamatan berlalu lintas untuk dipahami dan diterapkan dalam aktivitas berkendara sehari-hari.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan edukasi kepada pengemudi kendaraan angkutan barang merupakan bagian penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas.
Menurutnya, kendaraan angkutan barang memiliki risiko tersendiri apabila tidak dikemudikan secara hati-hati, sehingga pengemudi harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab tinggi terhadap keselamatan di jalan raya.
“Pengemudi kendaraan angkutan barang memiliki tanggung jawab besar karena tidak hanya membawa muatan, tetapi juga harus memperhatikan keselamatan dirinya dan pengguna jalan lainnya. Karena itu, kami mengingatkan agar selalu mengutamakan keselamatan daripada kecepatan,” ujar Ferry.
Ia menegaskan, setiap pengemudi harus memastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat dan prima sebelum berkendara. Pengemudi juga dilarang mengoperasikan kendaraan apabila berada di bawah pengaruh minuman beralkohol maupun narkoba.
Ferry menyebutkan, konsentrasi dan kewaspadaan merupakan faktor penting dalam mencegah kecelakaan lalu lintas. Kelalaian sesaat dapat menimbulkan konsekuensi serius, tidak hanya bagi pengemudi, tetapi juga masyarakat pengguna jalan lainnya.
“Prinsipnya, satu detik lalai bisa berakibat penyesalan seumur hidup. Kami mengajak seluruh pengemudi untuk selalu fokus, mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi tubuh tidak memungkinkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Ferry menjelaskan bahwa Operasi Patuh Toba 2026 tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga mengoptimalkan langkah preemtif dan preventif melalui sosialisasi, penyuluhan, serta pendekatan persuasif kepada berbagai kelompok masyarakat.
Melalui edukasi langsung kepada perusahaan dan pengemudi angkutan barang, Polda Sumut berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas semakin meningkat. Dengan demikian, potensi kecelakaan dan pelanggaran dapat ditekan serta tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.
Polda Sumut mengajak seluruh perusahaan transportasi dan pengemudi kendaraan angkutan barang untuk bersama-sama mendukung Operasi Patuh Toba 2026 dengan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.