Bitung, 29 Agustus 2025 — Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) berencana membangun Coast Guard Academy di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Pembangunan akademi ini diproyeksikan menjadi pusat pendidikan dan pelatihan penjaga laut Indonesia.

Rencana tersebut disampaikan oleh Kepala Bakamla RI, Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla., saat melakukan kunjungan kerja dan courtesy call kepada Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, pada Jumat (29/8).

Dalam pertemuan itu, Bakamla RI menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkot Bitung, khususnya hibah lahan seluas 20 hektare di Tandurusa yang akan digunakan untuk pembangunan akademi. Selain itu, eks-LIPI di Bitung juga akan difungsikan sebagai Pos Keamanan Laut Bakamla RI.

“Pembangunan Coast Guard Academy dan Pos Keamanan Laut di Bitung akan memperkuat kehadiran Bakamla RI dalam menjaga keamanan laut, sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat pesisir,” ujar Laksdya Irvansyah.

Selain pengembangan akademi, Bakamla RI juga tengah memperkuat infrastruktur pengamanan laut dengan membangun sistem peringatan dini, stasiun pemantauan, serta sarana patroli.

Kepala Bakamla menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah, sebagaimana terbukti dalam penanganan kasus pemulangan nelayan Indonesia yang hanyut di perairan Filipina.

Dalam rangkaian kegiatan di Bitung, Kepala Bakamla RI turut didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Kepala Zona Bakamla Tengah Laksma Bakamla Teguh Prasetya, Direktur Hukum Laksma Fenny Akwan, Karo Sarpras Laksma Agung Setiawan, Direktur Data dan Informasi Laksma Sigit Winarko, serta Karo Perencanaan dan Organisasi Laksma Budi Santosa.