Tapanuli Tengah – Personel Batalyon C Pelopor Brimob Polda Sumatera Utara menunjukkan komitmen pengabdian kepada masyarakat melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pemulihan fasilitas umum pascabanjir di Desa Lopian, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan difokuskan pada pembersihan Mesjid Al Falah serta UPTD Sekolah Dasar Negeri 153065 Desa Lopian yang terdampak banjir dan lumpur akibat cuaca ekstrem. Bersama personel Polres dan warga setempat, anggota Brimob melaksanakan kerja bakti dengan membersihkan lumpur di area masjid, membantu pembangunan kembali tembok masjid yang roboh, serta melakukan pembersihan dan renovasi pengecatan di lingkungan sekolah.

Kegiatan dipimpin oleh Danton I Kompi 1 Batalyon C, Iptu Roy S. Pohan, S.H. Ia menegaskan bahwa kehadiran Brimob tidak hanya terbatas pada tugas pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Kami berharap kehadiran personel Brimob dapat meringankan beban warga sekaligus mempercepat proses pemulihan, sehingga fasilitas ibadah dan pendidikan dapat kembali digunakan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, personel Brimob mengerahkan berbagai perlengkapan pendukung, di antaranya tenda peleton, alat kebersihan, mesin semprot, serta peralatan renovasi bangunan. Hingga sore hari, progres kegiatan menunjukkan hasil signifikan dengan pembersihan area masjid mencapai sekitar 70 persen, pembangunan tembok masjid 20 persen, dan renovasi sekolah dasar sekitar 30 persen.

Warga Desa Lopian menyambut positif keterlibatan aparat dalam upaya pemulihan pascabencana. Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat diharapkan terus berlanjut hingga seluruh fasilitas umum kembali berfungsi optimal, sekaligus memperkuat nilai gotong royong dalam membangun kembali kehidupan pascabanjir.